- Persib Bandung dan Borneo FC bersaing ketat memperebutkan gelar juara Super League Indonesia musim 2025/2026 dengan perolehan 75 poin.
- Persib Bandung memuncaki klasemen berkat keunggulan rekor pertemuan head to head dibandingkan Borneo FC sesuai regulasi liga.
- Dua laga tersisa bagi kedua tim akan menentukan siapa yang berhak meraih trofi juara pada akhir musim ini.
Suara.com - Persaingan menuju tangga juara Super League Indonesia 2025/2026 kini memasuki fase paling menegangkan.
Dua kuda pacu terdepan, Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama mengoleksi 75 poin, menyisakan misteri siapa yang akan mengangkat trofi di akhir musim.
Meskipun Borneo FC sebenarnya memiliki keunggulan dalam selisih gol (+37) berbanding (+36) milik Persib , posisi puncak klasemen saat ini justru ditempati oleh Maung Bandung.
Lantas, mengapa demikian? Ternyata regulasi Super League memiliki aturan yang berbeda dari kebanyakan liga lain.
Indikator pertama yang digunakan untuk menentukan peringkat jika ada dua tim dengan poin sama bukanlah selisih gol, melainkan rekor pertemuan atau head to head di antara kedua tim.
Aturan inilah yang menjadi keuntungan besar bagi Persib Bandung. Dalam dua pertemuan mereka melawan Borneo FC musim ini, skuad Pangeran Biru terbukti lebih superior.
![Hasil BRI Liga 1 Persib vs Borneo FC: Maung Bandung Laga Tanpa Kalah [Instagram Borneo FC]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/11/22/45151-persib-vs-borneo-fc.jpg)
Pada pertemuan pertama, Persib sukses menaklukkan Borneo FC dengan skor 3-1.
Pada pertemuan kedua, laga berakhir dengan skor imbang 1-1.
Dengan keunggulan head to head ini, Persib berhak menempati posisi yang lebih tinggi di klasemen.
Artinya jika hingga akhir musim nanti poin kedua tim tetap sama, maka Persib Bandung lah yang akan dinobatkan sebagai juara.
Kini dengan sisa dua pertandingan terakhir, pertarungan dipastikan akan semakin sengit.
Borneo FC akan menghadapi Persijap Jepara dan Malut United. Sementara itu, Persib, yang berambisi meraih gelar ketiga kalinya secara beruntun, akan ditantang oleh PSM Makassar dan Persijap Jepara.