- Pengadilan Senegal menjatuhkan vonis hukuman penjara satu tahun dengan masa percobaan kepada mantan pemain Liverpool, El Hadji Diouf.
- Diouf terbukti lalai membayar tunjangan anak sebesar 13.220 poundsterling kepada mantan istrinya, Valerie Bishop, sejak Maret 2024 lalu.
- Pihak berwenang menyatakan Diouf memiliki kemampuan finansial untuk melunasi kewajiban tersebut melalui pendapatan dari berbagai sektor bisnisnya.
Suara.com - Mantan penyerang Liverpool FC dan Timnas Senegal, El Hadji Diouf, dijatuhi hukuman penjara satu tahun dengan masa percobaan setelah gagal membayar tunjangan anak kepada mantan istrinya.
Dilansir dari Sportbible, Diouf yang kini berusia 45 tahun diperintahkan membayar 10 juta franc Afrika Barat atau sekitar 13.220 poundsterling (Rp290 juta) kepada mantan istrinya, Valerie Bishop.
Kasus tersebut bermula setelah Bishop menuduh Diouf tidak memenuhi kewajiban pembayaran tunjangan anak pascacerai pada 2023. Bishop sebelumnya mendapatkan hak asuh putri mereka yang kini berusia 17 tahun, Keyla.
Menurut laporan, Diouf seharusnya membayar sekitar 670 poundsterling per bulan untuk membantu biaya sekolah dan kebutuhan medis anak mereka. Namun, Bishop mulai melaporkan keterlambatan pembayaran sejak Maret 2024.
Kuasa hukum Bishop menyebut Diouf sebenarnya memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi kewajiban tersebut karena masih memperoleh pemasukan dari iklan, properti, dan pekerjaannya bersama federasi sepak bola Senegal.
Diouf beberapa kali tidak hadir dalam sidang sebelum akhirnya putusan dijatuhkan pengadilan Senegal.
Mantan pemain Senegal itu dikenal luas setelah tampil impresif pada Piala Dunia 2002 saat membawa negaranya mencapai perempat final. Penampilannya kala itu membuatnya direkrut Liverpool dan mencatatkan 80 penampilan bersama klub Inggris tersebut.
Namun, kariernya di Anfield juga diwarnai berbagai kontroversi di luar lapangan. Legenda Liverpool, Steven Gerrard, bahkan pernah mengkritik Diouf dalam autobiografinya pada 2015.
“Dia tidak benar-benar tertarik pada sepak bola dan tidak menghormati klub maupun para suporter,” tulis Gerrard.
Setelah meninggalkan Liverpool, Diouf sempat memperkuat sejumlah klub Inggris seperti Bolton Wanderers FC, Sunderland AFC, Blackburn Rovers FC, Leeds United FC, hingga pensiun bersama klub Malaysia, Sabah FA, pada 2015.