-
Joey Pelupessy sukses membawa Lommel SK promosi ke kasta tertinggi Liga Pro Belgia musim depan.
-
Ragnar Oratmangoen harus menerima kenyataan pahit timnya, FCV Dender, terdegradasi ke kasta kedua.
-
Lommel SK berhasil naik kasta dengan keunggulan agregat 3-2 setelah leg kedua berakhir 0-0.
Suara.com - Panggung sepak bola Eropa kembali menjadi saksi bisu keberhasilan sekaligus kepedihan mendalam bagi dua penggawa Timnas Indonesia yang saling berhadapan. Joey Pelupessy sukses mengantarkan Lommel SK naik kasta, sementara kompatriotnya Ragnar Oratmangoen harus meratapi nasib Dender yang terdegradasi.
Pertempuran hidup mati pada leg kedua playoff promosi-degradasi Liga Belgia ini berakhir tanpa gol di DENDER Football Complex. Hasil imbang tersebut sudah cukup bagi Lommel SK untuk mengunci tiket promosi berkat keunggulan agregat tipis 3-2.
Keberhasilan ini sekaligus melengkapi dominasi pemain diaspora Indonesia di Eropa setelah sebelumnya Nathan Tjoe-A-On meloloskan Willem II ke Eredivisie.

Dender sejatinya tampil sangat dominan sepanjang laga demi mengejar ketertinggalan agregat dari tim tamu.
Ragnar Oratmangoen dan kolega memegang kendali permainan dengan penguasaan bola yang mencapai 59 persen.
Tekanan demi tekanan dilancarkan tuan rumah hingga menghasilkan 11 kali tembakan ke pertahanan lawan.
Sebaliknya, Lommel SK bentukan City Football Group bermain sangat defensif dan hanya mampu melepaskan tiga tembakan tanpa satu pun tepat sasaran.
![Dirumorkan ke Persib, Joey Pelupessy Catatkan Rekor di Liga Belgia [Instagram Joey Pelupessy]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/01/88023-joey-pelupessy.jpg)
Kedisiplinan lini belakang Lommel membuat seluruh peluang emas Dender mentah hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Lee Johnson mempercayakan penuh lini tengah Lommel SK kepada Joey Pelupessy yang tampil spartan selama 90 menit.
Gelandang bertahan berusia 32 tahun itu menjadi jangkar kokoh yang meredam agresivitas serangan Dender.
Sejak merapat pada Januari 2025, Pelupessy telah membukukan 46 penampilan dengan sumbangsih 3 gol dan satu assist.
Kontras dengan kebahagiaan Pelupessy, Ragnar Oratmangoen harus ditarik keluar pada menit ke-82 dengan kekecewaan mendalam.
Ragnar yang tampil sebagai starter di posisi penyerang sayap kiri gagal menyelamatkan timnya dari jerat turun kasta.
Kemenangan ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi bagi publik Lommel SK yang telah lama menderita.
Klub jagoan konsorsium City Football Group ini akhirnya kembali ke kasta tertinggi setelah absen selama 23 tahun.
KFC Lommel SK sebelumnya dinyatakan bangkrut dan terlempar dari kompetisi teratas Jupiler Pro League pada tahun 2003 silam.
Kini, kehadiran Joey Pelupessy berhasil mengakhiri kutukan panjang sekaligus mencetak sejarah baru bagi karier sepak bola pemain Indonesia di benua biru.