-
Kepergian pelatih Mauricio Souza memicu ketidakpastian masa depan tiga pemain asing asal Brasil di Persija.
-
Skuad Macan Kemayoran finis peringkat ketiga setelah kalah bersaing dari Persib Bandung dan Borneo FC.
-
Manajemen Persija Jakarta hingga saat ini belum mengumumkan kepastian komposisi pemain asing musim depan.
Suara.com - Kepergian pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, dari Persija Jakarta mulai memunculkan efek domino di internal tim. Tiga pemain asing asal Brasil, yakni Allano Lima, Fabio Calonego, dan Maxwell Souza, turut menyampaikan pesan emosional usai berakhirnya Super League 2025/2026.
Ucapan mereka tak hanya berisi rasa bangga dan kecewa setelah gagal membawa Persija juara, tetapi juga memunculkan spekulasi mengenai masa depan di Macan Kemayoran musim depan.
Persija menutup musim di posisi ketiga klasemen akhir. Klub ibu kota gagal bersaing dengan Persib Bandung yang sukses meraih hattrick juara, serta Borneo FC Samarinda yang finis sebagai runner-up.
![Mauricio Souza kritik kepemimpinan wasit usai Persija kalah 1-2 dari Persib di Super League 2025/2026. Ia soroti insiden kartu dan keputusan VAR di Stadion Segiri. [Dok. IG Mauricio Souza]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/11/97245-mauricio-souza.jpg)
Situasi tersebut semakin menarik perhatian setelah Mauricio Souza dipastikan tidak lagi menangani Persija untuk musim depan.
Pelatih yang memiliki kedekatan dengan sejumlah pemain Brasil di skuad Macan Kemayoran itu sebelumnya menjadi sosok penting di ruang ganti.
Tak lama setelah kabar perpisahan Mauricio mencuat, Allano, Fabio, dan Maxwell kompak mengunggah pesan bernada haru di media sosial masing-masing.
Allano Lima mengaku tetap bersyukur meski gagal memenuhi target juara pada musim debutnya bersama Persija.

"Musim ini penuh pelajaran dan perjuangan. Kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Terima kasih kepada semua yang selalu mendukung kami," tulis Allano di Instagram pribadinya.
Pemain berusia 31 tahun itu juga meminta maaf karena belum mampu mempersembahkan trofi untuk Persija. Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Jakmania sepanjang musim.
Allano sendiri tampil cukup impresif dengan catatan sembilan gol dan sembilan assist dari 29 pertandingan musim ini.
Sementara itu, Fabio Calonego menilai Persija sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadi juara pada masa depan.
"Kami punya target menjadi juara, tapi tidak semua berjalan sesuai harapan. Namun finis di posisi ketiga dalam kompetisi yang sangat ketat tetap menjadi pencapaian yang layak dihargai," tulis Fabio.
Gelandang asal Brasil tersebut menjadi salah satu motor permainan Persija musim ini dengan kontribusi tiga gol dan tujuh assist dari 30 laga.
Di sisi lain, Maxwell Souza juga menuliskan pesan emosional yang semakin menguatkan spekulasi soal kemungkinan hengkang dari Persija.
"Tim ini akan selalu saya ingat sebagai salah satu kelompok terbaik dalam karier saya. Kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik dari sekadar posisi ketiga," tulis Maxwell.