- Puskas Arena di Budapest akan menjadi tuan rumah final Liga Champions antara Arsenal melawan PSG pada 30 Mei 2026.
- Penunjukan Budapest sebagai tuan rumah mengakui kualitas infrastruktur serta kemampuan organisasi Hungaria dalam menyelenggarakan ajang olahraga berskala internasional.
- Penyelenggaraan final yang disaksikan 450 juta orang ini menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan citra negara serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Suara.com - Final Liga Champions 2026 antara Arsenal vs PSG bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa bagi Hungaria.
Laga yang akan digelar di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026 itu disebut menjadi momentum besar yang mengangkat citra negara tersebut di panggung dunia.
Lembaga riset ekonomi Oeconomus Economic Research Foundation menilai penyelenggaraan final Liga Champions menjadi simbol keberhasilan Budapest menembus elite kota olahraga global.
Dilansir dari Hungary Today, selain dampak olahraga, final Liga Champions musim ini juga membawa pengaruh besar secara ekonomi, budaya, hingga diplomasi internasional.
Final Liga Champions selama ini identik dengan kota-kota besar Eropa Barat seperti London, Paris, Madrid, dan Munich.
Karena itu, terpilihnya Budapest dianggap sebagai pencapaian penting bagi kawasan Eropa Tengah dan Timur.
Sejak runtuhnya komunisme pada 1990, Budapest menjadi kota ketiga di bekas negara sosialis yang dipercaya menggelar final Liga Champions setelah Moskow pada 2008 dan Kyiv pada 2018.
Sebelumnya, wilayah Eropa Timur hanya sekali menjadi tuan rumah final pada era Perang Dingin, yakni di Beograd pada 1973.
Keputusan UEFA memilih Budapest dinilai sebagai pengakuan atas kualitas infrastruktur dan kemampuan organisasi Hungaria.
Dalam beberapa tahun terakhir, Budapest juga rutin masuk daftar 15 besar kota olahraga dunia versi Burson Global.
Ditonton 450 Juta Orang di Seluruh Dunia
Oeconomus menyebut olahraga kini menjadi instrumen penting soft power sebuah negara.
Melalui ajang olahraga besar, sebuah negara dapat memperkuat pengaruh dan citranya tanpa tekanan militer ataupun ekonomi.
Final Liga Champions sendiri diperkirakan disaksikan lebih dari 450 juta penonton televisi di seluruh dunia.
Jumlah itu jauh melampaui Super Bowl, final American football yang rata-rata ditonton sekitar 100 juta orang.
“Nama Budapest akan terus disebut dalam pemberitaan internasional selama final berlangsung,” tulis analisis Oeconomus.
Eksposur global tersebut diyakini akan memperkuat citra Hungaria sebagai negara modern, aman, dan layak menjadi pusat event olahraga dunia.
Festival dan Wisata Jadi Mesin Ekonomi
Selain pertandingan final, Budapest juga menyiapkan berbagai acara pendukung.
Heroes’ Square akan menjadi lokasi festival Liga Champions, termasuk pameran trofi dan berbagai aktivitas untuk suporter.
Sementara itu, Papp László Budapest Sports Arena akan menggelar Ultimate Champions Legends Tournament yang menghadirkan legenda-legenda sepak bola dunia.
Zona fan festival di pusat kota juga disiapkan sebagai tempat berkumpul penggemar dan pelaku bisnis internasional.
Menurut Oeconomus, akhir pekan final Liga Champions diprediksi memberikan dorongan ekonomi besar bagi Hungaria.
Wisatawan olahraga dikenal memiliki durasi tinggal lebih lama dan pengeluaran lebih tinggi dibanding wisatawan biasa.