- Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain pada final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Sabtu, 30 Mei 2026.
- Pertandingan mempertemukan pertahanan solid Arsenal dengan lini serang berbahaya PSG yang mengandalkan kecepatan pemain sayap mereka.
- Kemenangan Arsenal bergantung pada dominasi lini tengah, efektivitas serangan balik cepat, serta pemanfaatan skema bola mati yang disiplin.
Di bawah Arteta, Arsenal berkembang menjadi salah satu tim dengan skema bola mati terbaik di Eropa. Situasi tendangan sudut maupun free kick bisa menjadi jalan pintas untuk membongkar pertahanan PSG.
Kehadiran pemain-pemain seperti William Saliba, Gabriel Magalhães, dan Declan Rice memberikan ancaman besar dalam duel udara. Dalam laga final yang biasanya berjalan ketat, bola mati sering menjadi pembeda.
5. Tetap Solid Secara Defensif
Arsenal memiliki catatan pertahanan yang luar biasa sepanjang perjalanan mereka di Liga Champions musim ini. Kedisiplinan lini belakang yang dipimpin Saliba dan Gabriel menjadi fondasi utama kesuksesan The Gunners mencapai final.
PSG memang dikenal produktif dengan puluhan gol yang telah mereka cetak di kompetisi ini, sehingga Arsenal tidak boleh kehilangan konsentrasi sedikit pun. Ketenangan David Raya di bawah mistar juga akan sangat menentukan.