Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions

Ronald Seger Prabowo

Minggu, 31 Mei 2026 | 11:19 WIB
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions
Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengakui Paris Saint-Germain (PSG) sebagai tim terbaik dunia setelah mengalahkan timnya untuk menjuarai Liga Champions tahun ini. [Instagram]
baca 10 detik
  • Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 di Puskás Aréna, Budapest.
  • Pertandingan berakhir imbang 1-1 melalui gol Kai Havertz untuk Arsenal dan penalti Ousmane Dembélé bagi pihak PSG.
  • Pelatih Mikel Arteta mengakui keunggulan kualitas permainan PSG dan menyatakan Arsenal harus berkembang untuk menjuarai kompetisi Eropa.

Suara.com - Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengakui Paris Saint-Germain (PSG) sebagai tim terbaik dunia setelah mengalahkan timnya untuk menjuarai Liga Champions tahun ini.

Arsenal tumbang di final Liga Champions 2025/2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti 4-3 di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5/2026) dinihari WIB.

The Gunners sejatinya sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Kai Havertz pada menit ke-6. Namun PSG bangkit di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembélé pada menit ke-65.

Laga berakhir imbang 1-1 hingga extra time sebelum PSG memastikan gelar lewat babak tos-tosan.

"Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis (Enrique), karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia," kata Arteta melansir TNT Sports.

"Apa yang mampu mereka lakukan dengan bola dan aksi individual, saya belum pernah melihatnya. Bukan soal rencana bermain dalam situasi tertentu ketika tidak menguasai bola, tetapi mereka memaksa Anda bermain seperti itu. Jadi pujian lebih besar pantas diberikan kepada para pemain mereka."

PSG memastikan gelar juara Liga Champions kedua secara beruntun setelah memenangkan babak adu penalti 4-3. Hasil tersebut menegaskan dominasi klub Prancis itu yang musim lalu juga menjuarai kompetisi ini.

Arteta mengaku hanya merasakan kekecewaan setelah gagal membawa Arsenal mengangkat trofi Eropa.

Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya belum berada pada level yang sama dengan PSG, terutama dalam penguasaan bola dan kualitas permainan.

baca juga

Sepanjang pertandingan, Arsenal memang lebih banyak berada di bawah tekanan. The Gunners mencatat penguasaan bola di bawah 25 persen dan dipaksa bertahan menghadapi gempuran bertubi-tubi dari PSG.

Meski demikian, Arsenal memimpin lebih dulu lewat gol cepat Kai Havertz sebelum Ousmane Dembele menyamakan kedudukan melalui penalti pada babak kedua. Gol tersebut membuat PSG menyamai rekor 45 gol dalam satu musim Liga Champions.

Arteta juga menyoroti keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada Arsenal saat Noni Madueke dijatuhkan dalam situasi skor masih imbang 1-1.

Namun, dia memilih menerima hasil akhir dan menegaskan timnya tetap harus berkembang bila ingin menjuarai Liga Champions di masa depan.

Final ini menjadi penampilan kedua Arsenal dalam partai puncak Liga Champions setelah terakhir mencapai tahap yang sama 20 tahun lalu ketika kalah dari Barcelona di Paris.

Dalam hampir tujuh tahun menangani Arsenal, Arteta sukses mengembalikan klub London itu ke papan atas sepak bola Inggris hingga menjuarai Liga Inggris setelah penantian 22 tahun.

Meski begitu, dia menilai masih ada pekerjaan besar yang harus dilakukan untuk bersaing di level tertinggi Eropa.

"Perkembangan yang kami alami dalam beberapa tahun terakhir harus kami ulangi lagi karena level kompetisi meningkat setiap musim," ujar Arteta.

[ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara

Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:09 WIB

Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos

Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:51 WIB

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:37 WIB

Terkini

Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa

Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 05:54 WIB

Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti

Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 04:10 WIB

Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:59 WIB

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:54 WIB

Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I

Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:29 WIB

Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda

Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:57 WIB

Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:32 WIB

Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis

Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:26 WIB

Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar

Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 01:45 WIB

PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?

PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 01:17 WIB

×