Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal

Galih Prasetyo

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:20 WIB
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menjelaskan keputusan mengejutkan dengan memilih Gabriel Magalhaes menjadi eksekutor penalti kelima dalam final Liga Champions 2026 melawan PSG. [Istimewa]
  • Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2026 setelah kalah adu penalti melawan PSG usai bermain imbang 1-1.
  • Bek Gabriel Magalhaes secara sukarela menjadi penendang kelima Arsenal namun sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang.
  • Mikel Arteta menjelaskan pemilihan Gabriel dilakukan karena absennya para eksekutor utama saat babak adu penalti berlangsung.

Suara.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menjelaskan keputusan mengejutkan dengan memilih Gabriel Magalhaes menjadi eksekutor penalti kelima dalam final Liga Champions 2026 melawan PSG.

Arsenal harus mengubur mimpi meraih trofi Liga Champions pertama mereka setelah bermain imbang 1-1 melawan PSG hingga babak perpanjangan waktu.

Gol cepat Kai Havertz dibalas penalti Ousmane Dembele sebelum pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Dalam drama tos-tosan, PSG lebih dulu unggul setelah Eberechi Eze gagal menjalankan tugasnya.

Meski David Raya sempat menggagalkan tendangan Nuno Mendes, nasib Arsenal akhirnya ditentukan oleh penalti kelima yang diambil Gabriel.

Jika berhasil mencetak gol, Arsenal masih memiliki kesempatan membawa adu penalti ke fase sudden death.

Namun, bola hasil sepakan Gabriel justru melambung di atas mistar gawang dan PSG pun berpesta merayakan gelar Liga Champions kedua secara beruntun.

Legenda Arsenal, Martin Keown, mendesak Mikel Arteta untuk melakukan perombakan di lini depan setelah kekalahan menyakitkan dari PSG pada final Liga Champions 2026. [Istimewa]
Legenda Arsenal, Martin Keown, mendesak Mikel Arteta untuk melakukan perombakan di lini depan setelah kekalahan menyakitkan dari PSG pada final Liga Champions 2026. [Istimewa]

Keputusan menunjuk Gabriel sebagai penendang penalti kelima sempat dipertanyakan legenda Arsenal, Thierry Henry.

"Saya selalu menghormati siapa pun yang berani mengambil penalti. Saya tidak tahu kenapa dia yang maju sebagai penendang kelima, tetapi dia melakukannya," kata Henry kepada CBS Sports.

Meski gagal, Henry tetap memberikan apresiasi kepada sang bek tengah.

Menurutnya, Gabriel tampil luar biasa sepanjang musim dan tidak bersembunyi saat tim membutuhkan keberanian di momen krusial.

Arteta kemudian mengungkapkan bahwa keputusan tersebut datang dari Gabriel sendiri.

Bek berusia 28 tahun itu secara sukarela mengajukan diri untuk mengambil penalti penentu.

"Dia ingin mengambil penalti nomor lima. Kami sudah mempersiapkan situasi ini dalam latihan," ujar Arteta dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan bahwa beberapa algojo utama Arsenal sudah tidak berada di lapangan ketika pertandingan memasuki babak tambahan.

Nama-nama seperti Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Kai Havertz yang biasanya menjadi pilihan utama tidak tersedia untuk fase adu penalti.

"Biasanya penendang penalti kami adalah Bukayo, Martin, dan Kai. Tetapi kami tahu jika pertandingan berlanjut hingga perpanjangan waktu dan adu penalti, maka pemain yang tersedia akan berbeda, meski tetap memiliki kualitas," jelasnya.

Arteta juga membela Eberechi Eze yang menjadi penendang pertama Arsenal dan gagal mencetak gol.

Menurutnya, Eberechi Eze hampir tidak pernah gagal saat berlatih penalti.

"Ketika Eze mengambil penalti di latihan, dia hampir tidak pernah gagal. Namun situasinya berbeda ketika harus melakukannya di final Liga Champions," katanya.

Selain drama adu penalti, Arsenal juga sempat dibuat frustrasi oleh keputusan wasit pada babak tambahan.

Winger Noni Madueke terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan Nuno Mendes, tetapi wasit dan VAR memutuskan tidak memberikan penalti.

Arteta mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.

Menurutnya, berdasarkan sejumlah insiden yang terjadi sepanjang Liga Champions musim ini, kontak terhadap Madueke cukup layak untuk menghasilkan penalti.

"Saya sudah melihat semua insiden penalti di kompetisi ini dalam 72 jam terakhir untuk memahami mana yang penalti dan mana yang bukan. Situasi itu dengan mudah bisa dianggap penalti," kata Arteta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:56 WIB

Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap

Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:00 WIB

Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini

Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:56 WIB

Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap

Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:00 WIB

Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini

Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:30 WIB

Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:06 WIB

Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere

Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:02 WIB

Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan

Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:56 WIB

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:27 WIB

Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League

Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB

Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions

Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:19 WIB