- Piala Dunia 2026 di Amerika, Kanada, dan Meksiko akan menggunakan drone medis untuk mempercepat pertolongan darurat bagi penonton.
- Motorola Solutions akan mengoperasikan drone Guardian untuk mengirimkan perlengkapan medis krusial ke lokasi kejadian dalam waktu singkat.
- Sistem keamanan udara canggih diterapkan untuk mendeteksi dan melumpuhkan drone ilegal demi menjamin keselamatan seluruh pihak di stadion.
Suara.com - Piala Dunia 2026 akan menghadirkan inovasi baru dalam sistem keamanan dan layanan medis di stadion.
Untuk pertama kalinya, drone khusus akan digunakan sebagai responder pertama guna membantu penanganan darurat medis di tengah pertandingan.
Dilansir dair Dailymail, drone tersebut akan disiagakan di seluruh stadion yang menjadi tuan rumah Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Perangkat ini dirancang untuk mengirim perlengkapan medis penting dalam hitungan menit ke lokasi penonton yang mengalami kondisi darurat.
Setiap drone akan membawa peralatan seperti defibrillator, epinephrine auto-injector (epipen), kotak P3K, hingga radio komunikasi.
Teknologi ini memungkinkan penonton atau petugas terdekat berkomunikasi langsung dengan tenaga medis terlatih sambil menunggu bantuan tiba.
![Bukan Prancis atau Argentina, Simulasi Matematika Prediksi Negara Ini Juara Piala Dunia 2026 [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/06/71643-piala-dunia-2026.jpg)
Penggunaan drone medis ini muncul seiring meningkatnya insiden darurat kesehatan di tribun stadion dalam beberapa tahun terakhir.
Tidak jarang pertandingan harus dihentikan sementara karena adanya penonton yang mengalami serangan jantung atau kondisi medis serius lainnya.
Penyelenggara berharap kehadiran drone dapat mempercepat respons pertolongan pertama sekaligus mengurangi gangguan terhadap jalannya pertandingan.
Teknologi tersebut akan dioperasikan oleh Motorola Solutions, perusahaan yang bertanggung jawab atas sistem keamanan turnamen.
Mereka akan menggunakan drone bernama Guardian yang mampu membawa muatan hingga sekitar 4,5 kilogram.
Kemampuan itu memungkinkan drone mengangkut berbagai perlengkapan medis penting ke area stadion yang sulit dijangkau petugas dalam waktu singkat.
Selain mendukung layanan medis, penyelenggara juga menyiapkan sistem keamanan udara untuk mengantisipasi ancaman drone ilegal di sekitar stadion dan pusat latihan tim peserta.
Motorola bekerja sama dengan SkySafe untuk memantau lalu lintas drone selama turnamen berlangsung.
Teknologi tersebut mampu mendeteksi perangkat tak berizin yang memasuki wilayah udara terlarang.
Jika diperlukan, sistem keamanan dapat mengganggu sinyal komunikasi antara drone dan operatornya.
Teknologi lain yang disiapkan termasuk GPS spoofing yang dapat mengalihkan arah terbang drone mencurigakan, hingga penggunaan jaring khusus yang ditembakkan dari drone pengaman untuk melumpuhkan perangkat liar.
Seluruh sistem ini diperkirakan akan diterapkan di sejumlah lokasi penting selama Piala Dunia 2026, termasuk pusat latihan tim nasional yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi.
Dengan kombinasi teknologi medis dan pengamanan udara modern, Piala Dunia 2026 berupaya menjadi salah satu turnamen sepak bola paling aman dalam sejarah.
Inovasi ini diharapkan mampu menyelamatkan nyawa sekaligus memberikan rasa aman bagi jutaan penonton yang hadir langsung di stadion.