- Wali Kota La Linea de la Concepcion membatalkan laga uji coba Chile melawan Republik Demokratik Kongo pada 9 Juni.
- Keputusan tersebut diambil sebagai langkah preventif pemerintah setempat guna mengantisipasi risiko penyebaran wabah Ebola dari wilayah Kongo.
- Pembatalan ini menghambat persiapan Timnas Kongo yang sedang bersiap menghadapi putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.
Suara.com - Persiapan Timnas Republik Demokratik Kongo menuju Piala Dunia 2026 mendapat pukulan telak setelah laga uji coba melawan Chile di Spanyol resmi dibatalkan.
Keputusan itu diambil otoritas setempat karena kekhawatiran terhadap wabah Ebola yang tengah melanda negara Afrika tersebut.
Wali Kota La Linea de la Concepcion, Juan Franco, mengumumkan bahwa pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni itu tidak akan digelar.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan demi melindungi kesehatan masyarakat.
"Saya telah menandatangani dekret yang melarang penyelenggaraan pertandingan 9 Juni antara Republik Demokratik Kongo dan Chile," kata Franco dilansir dari Aljazeera.
La Linea de la Concepcion merupakan kota berpenduduk sekitar 65.000 jiwa di selatan Spanyol yang berbatasan langsung dengan Gibraltar.

Franco menegaskan keputusan tersebut mengikuti rekomendasi dari layanan kesehatan Pemerintah Regional Andalusia.
Ia juga mengungkapkan bahwa kepala layanan kesehatan kota secara tegas menyarankan agar pertandingan tidak dilaksanakan.
Menurut laporan medis yang diterimanya, terdapat risiko kesehatan yang perlu diantisipasi meskipun tim nasional DR Kongo telah menjalankan berbagai protokol perjalanan.
"Evaluasi dari kepala layanan kesehatan kota secara kategoris tidak merekomendasikan pertandingan ini karena potensi risiko kesehatan yang dapat muncul," ujarnya.
Timnas DR Kongo sebenarnya sedang menjalani persiapan intensif menjelang penampilan bersejarah mereka di Piala Dunia 2026.
Negara Afrika tersebut berhasil lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sejak tampil pada edisi 1974, saat masih menggunakan nama Zaire.
Akibat merebaknya wabah Ebola bulan lalu, DR Kongo membatalkan rencana pemusatan latihan di dalam negeri.
Sebagai gantinya, skuad asuhan Sebastien Desabre kini berbasis di Belgia dan dijadwalkan menghadapi Denmark dalam laga persahabatan di Liege.
Federasi Sepak Bola DR Kongo menegaskan seluruh pemain dan staf telah mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan negara-negara tuan rumah Piala Dunia 2026, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Wabah Ebola yang sangat menular diumumkan terjadi di wilayah timur DR Kongo pada pertengahan Mei.
Situasi tersebut langsung memicu perhatian internasional, termasuk dari otoritas kesehatan dan imigrasi Amerika Serikat.
Pada 22 Mei lalu, otoritas AS menetapkan bahwa skuad DR Kongo harus menjalani isolasi selama 21 hari sebelum diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat untuk mengikuti turnamen.
DR Kongo berencana menjadikan Houston, Texas, sebagai markas selama fase grup. Mereka akan menjalani laga perdana Grup K melawan Portugal pada 17 Juni.
Setelah itu, DR Kongo dijadwalkan terbang ke Guadalajara, Meksiko, untuk menghadapi Kolombia pada 24 Juni.
Timnas Kongo kemudian kembali ke Amerika Serikat guna melakoni pertandingan terakhir fase grup melawan Uzbekistan di Atlanta pada 28 Juni.