- Bangkok United resmi melepas tujuh pemain setelah kontrak mereka berakhir usai musim kompetisi 2025/2026 selesai dilaksanakan.
- Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, dipastikan tetap bertahan di Bangkok United karena masih terikat kontrak hingga Juni 2027.
- Arhan diharapkan mampu membuktikan kualitasnya musim depan setelah musim lalu minim tampil akibat kendala cedera fisik yang dialami.
Suara.com - Salah satu klub Liga Thailand, Bangkok United secara resmi mengumumkan kebijakan perampingan skuad dengan melepas tujuh pemain sekaligus.
Langkah drastis ini seketika memicu tanda tanya besar di kalangan suporter sepak bola tanah air mengenai kelanjutan nasib dan masa depan bek kiri andalan Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Pengumuman pelepasan sekelompok pemain tersebut dirilis secara terbuka melalui akun Instagram resmi pihak klub.
Kebijakan ini diambil setelah kontrak kerja ketujuh pemain bersangkutan dinyatakan telah berakhir pasca rampungnya musim kompetisi 2025/2026.
"Mengumumkan rilis tujuh pemain setelah kedaluwarsa kontrak dengan klub," tulis pernyataan resmi manajemen Bangkok United.
Pihak klub juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang diberikan oleh para pemain yang dilepas tersebut.
"Bangkok United ingin mengucapkan terima kasih kepada semua tujuh pemain yang telah menutup kontrak mereka dengan tim setelah musim 2025/2026, termasuk Seia Kunori, Nebojsa Kosovic, Rungrath Phumichantuk, Ilias Alhaft, Jakkapan Praisuwan, Chayawat Srinawong, dan Boontawee Theppawong," lanjutnya.
Meskipun Bangkok United melakukan pembersihan skuad secara besar-besaran, posisi Pratama Arhan dilaporkan masih berada dalam kategori aman.
Bek sayap kiri Timnas Indonesia ini kemungkinan besar akan tetap dipertahankan oleh tim kepelatihan untuk menghadapi musim kompetisi baru.
Keyakinan ini didasari oleh status durasi kontrak sang pemain yang masih cukup panjang.
Pemain yang resmi bergabung dengan Bangkok United pada bursa transfer Januari 2025 lalu tersebut diketahui masih terikat kontrak sah di sana hingga bulan Juni 2027 mendatang.
Sepanjang bergulirnya musim kompetisi 2025/2026, kontribusi bermain Arhan untuk Bangkok United memang tergolong minim.
Pemain tersebut tercatat hanya diturunkan dalam 15 pertandingan di semua ajang kompetitif yang diikuti oleh klub.
Jika diakumulasikan, ia hanya mengumpulkan total 850 menit bermain di atas lapangan hijau.
Terbatasnya kesempatan bermain yang didapatkan mantan pemain PSIS Semarang ini bukan disebabkan oleh faktor kualitas taktis, melainkan karena kendala fisik akibat terjangan badai cedera yang sempat mengganggu konsistensinya sepanjang musim lalu.
Dengan dilepasnya tujuh pilar di atas, tantangan baru kini menanti Arhan untuk membuktikan kualitas terbaiknya dan merebut posisi utama di tim utama Bangkok United musim depan.
Selain itu, sempat muncul rumor bahwa Arhan juga dilirik klub promosi Super League Garudayaksa FC.