Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?

Galih Prasetyo

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:17 WIB
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
Ilustrasi Piala Dunia 2026 [Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menghadapi tantangan logistik besar dengan format 48 peserta.
  • Otoritas New York dan New Jersey menyelidiki FIFA terkait tingginya harga tiket yang membebani finansial para penonton.
  • Turnamen ini menghadapi risiko cuaca ekstrem di stadion serta ketegangan politik yang membatasi kehadiran pendukung tim Iran.

Selain harga, faktor cuaca juga menjadi perhatian serius.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa 14 dari 16 stadion berpotensi mengalami suhu berbahaya, terutama di wilayah selatan AS dan Meksiko yang bisa melebihi 30 derajat Celsius.

FIFA telah menetapkan jeda pendinginan selama tiga menit di setiap babak.

Namun, para ahli menilai durasi tersebut belum cukup dan seharusnya diperpanjang demi keselamatan pemain.

Jurnalis The Athletic, Adam Crafton, mengungkapkan bahwa suhu di lapangan bisa lebih tinggi dibandingkan di luar stadion.

“Selalu beberapa derajat lebih panas di level lapangan, jadi kondisinya bisa sangat berat bagi pemain,” katanya.

Ia juga menilai jeda pendinginan akan mengubah ritme pertandingan.

“Pertandingan bisa terasa seperti dibagi menjadi empat bagian, bukan dua babak,” ujar Crafton.

Di sisi lain, aspek politik juga tak terelakkan. Amerika Serikat sebagai tuan rumah tengah berada dalam konflik dengan Iran, salah satu peserta turnamen.

baca juga

Tim Iran hanya diizinkan bermarkas di Meksiko, sementara pendukungnya dilarang hadir di stadion di AS. Situasi ini menambah kompleksitas penyelenggaraan turnamen.

Isu imigrasi, pemeriksaan perbatasan, hingga visa juga menjadi kekhawatiran bagi banyak pihak. Hal ini membuat Piala Dunia 2026 tak sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarat muatan politik.

Meski demikian, sejarah menunjukkan kontroversi sering mereda saat turnamen dimulai.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, isu hak asasi manusia sempat mendominasi, namun perlahan tergeser oleh jalannya pertandingan.

“Ketika sepak bola dimulai, banyak isu besar perlahan mereda,” kata Crafton. “Fokus publik kembali ke pertandingan di lapangan.”

Kini, pertanyaannya adalah apakah hal serupa akan terjadi di Piala Dunia 2026. Atau justru berbagai masalah yang ada terlalu besar untuk diabaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026

Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:09 WIB

Jorge Campos, Kiper Ikonik Piala Dunia yang Mendobrak Batas dan Tampil Nyentrik

Jorge Campos, Kiper Ikonik Piala Dunia yang Mendobrak Batas dan Tampil Nyentrik

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:57 WIB

Rekor Gol Babak Knockout Piala Dunia: Kylian Mbappe Sejajar dengan Ronaldo Nazario

Rekor Gol Babak Knockout Piala Dunia: Kylian Mbappe Sejajar dengan Ronaldo Nazario

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:56 WIB

Berhitung Daya Gedor Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan Lawan Oman dan Mozambik

Berhitung Daya Gedor Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan Lawan Oman dan Mozambik

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:42 WIB

Bintang Manchester United Yakin Timnas Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026

Bintang Manchester United Yakin Timnas Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:20 WIB

×