-
Timnas Uzbekistan resmi lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kali sepanjang sejarah sepak bola mereka.
-
Hasil imbang tanpa gol melawan UEA mengakhiri kutukan kegagalan kualifikasi selama hampir tiga dekade.
-
Legenda Italia Fabio Cannavaro ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk memimpin skuad di fase grup.
Suara.com - Timnas Uzbekistan berhasil meruntuhkan tembok kutukan yang mengunci mereka selama hampir tiga dekade.
Satu tiket historis menuju putaran final Piala Dunia 2026 resmi diamankan oleh negara Asia Tengah ini.
Kepastian langkah ini diraih setelah mereka menahan imbang tanpa gol Uni Emirat Arab di Abu Dhabi pada 5 Juni 2025.

Hasil tersebut menjadi titik balik krusial yang menyudahi penantian panjang sejak tahun 1996.
Keberhasilan luar biasa ini sekaligus membasuh luka lama dari serangkaian kegagalan menyakitkan di masa lalu.
Generasi Baru Patahkan Trauma Sejarah
Sebelumnya, langkah kolektif tim berjuluk White Wolves ini selalu terhenti secara dramatis pada fase-fase krusial.
Pada kualifikasi edisi 2006, mereka tersingkir oleh Bahrain akibat laga ulang kontroversial yang dipicu kesalahan fatal sang pengadil lapangan.
![Para pemain Timnas Uzbekistan U-23. [dok. AFC]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/04/29/92541-timnas-uzbekistan-u-23.jpg)
Delapan tahun berselang, mimpi mereka kembali buyar setelah tumbang dalam drama adu penalti yang menguras emosi melawan Yordania.
Kini, narasi pilu tersebut berhasil dihapus oleh barisan penggawa muda yang tampil tanpa beban.
Prestasi ini melampaui pencapaian para legenda terdahulu seperti Server Djeparov, Odil Ahmedov, hingga penjaga gawang Ignatiy Nesterov.
Langkah Impresif Menuju Panggung Dunia
Kolektivitas impresif armada Uzbekistan sejatinya sudah terlihat sejak putaran kedua kualifikasi zona Asia.
Mereka melaju ke putaran ketiga dengan catatan tidak terkalahkan, termasuk dua kali menahan imbang raksasa Asia, Iran.
Tren positif tersebut berlanjut pada putaran ketiga dengan mengemas tiga kemenangan dari empat laga pembuka.