- Timnas Pantai Gading mengalahkan Prancis 2-1 dalam laga uji coba di Stade de La Beaujoire sebelum Piala Dunia 2026.
- Kekalahan Prancis disebabkan performa inkonsisten tim asuhan Didier Deschamps saat menghadapi serangan balik agresif dari Pantai Gading.
- Suasana internal Prancis memanas akibat konflik antara pemain dengan federasi mengenai pembagian tiket keluarga dan negosiasi bonus turnamen.
Suara.com - Timnas Pantai Gading membuat kejutan besar dengan menumbangkan Prancis 2-1 dalam laga uji coba di Stade de La Beaujoire jelang Piala Dunia 2026.
Nantes. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Les Bleus hanya beberapa hari sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Prancis sebenarnya tampil dengan komposisi yang mendekati skuad utama.
Tim Ayam Jantan unggul lebih dulu lewat gol Rayan Cherki di akhir babak pertama, memberi harapan akan kemenangan mudah di kandang sendiri.
Namun, Pantai Gading bangkit di babak kedua dengan permainan agresif.
Gol penyeimbang dicetak Guéla Doue, yang menariknya merupakan saudara dari Desire Doue, salah satu pemain Timnas Prancis di Piala Dunia 2026.
Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada tim tamu.
Amad Diallo memastikan kemenangan lewat gol pada menit akhir, menyelesaikan comeback dramatis yang mengejutkan publik tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi tim asuhan Didier Deschamps.
Meski berstatus unggulan, performa inkonsisten di laga uji coba menimbulkan keraguan menjelang turnamen besar.
Sebaliknya, Pantai Gading datang ke Piala Dunia dengan kepercayaan diri tinggi.
Sebelum kekelahan dari Pantai Gading, ketegangan muncul di tubuh Timnas Prancis hanya beberapa hari sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Perselisihan antara pemain dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mencuat akibat pembatasan jumlah tiket untuk keluarga.
Dalam pertemuan di Clairefontaine, Presiden FFF Philippe Diallo menawarkan dua tiket gratis dan enam tiket berbayar untuk setiap pemain.
Namun usulan itu ditolak mentah-mentah oleh skuat Prancis.