Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Lini Serang Bertabur Bintang, tapi Cukupkah untuk Jadi Juara?

Arief Apriadi

Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:23 WIB
Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Lini Serang Bertabur Bintang, tapi Cukupkah untuk Jadi Juara?
Carlo Ancelotti mengandalkan lini serang bertabur bintang untuk membawa Brasil juara Piala Dunia 2026. Neymar, Vinicius Jr, dan Raphinha jadi andalan. [Dok. IG/Brasil]
baca 10 detik
  • Carlo Ancelotti resmi melatih Timnas Brasil sejak Juni 2025 dengan mengandalkan strategi menyerang agresif formasi 4-2-4 untuk Piala Dunia.
  • Neymar kembali dipanggil ke skuad Brasil setelah absen panjang guna memperkuat lini serang bersama bintang produktif lainnya.
  • Marquinhos dan Gabriel Magalhães memimpin barisan pertahanan Brasil yang stabil untuk mendukung efektivitas serangan balik cepat dalam pertandingan.

Vinícius tercatat menghabiskan 57 persen menit bermainnya di era Ancelotti sebagai penyerang tengah, sedangkan Raphinha memainkan peran gelandang serang sebanyak 43 persen.

Persaingan posisi depan dipastikan berlangsung sangat ketat dengan kehadiran Matheus Cunha, Luiz Henrique, hingga Endrick.

Matheus Cunha saat ini menjadi unggulan setelah menciptakan 11 peluang emas, catatan yang hanya kalah dari pemain senior seperti Vinícius, Bruno, dan Casemiro.

Kembalinya Neymar Jadi Sorotan

Kejutan terbesar dalam pengumuman skuad kali ini adalah pemanggilan kembali Neymar ke dalam barisan pemain pilihan Ancelotti.

Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol ini sempat absen membela negara sejak Oktober 2023.

Setelah kembali ke klub masa kecilnya, Santos, pada 2025, Neymar membuktikan bahwa ketajamannya belum habis meski timnya sedang berjuang menghindari degradasi.

Neymar memimpin statistik di Santos dengan torehan 17 gol, 67 dribel sukses, 114 kreasi peluang, serta memenangkan 160 pelanggaran dari 43 penampilan.

Pemain ikonik ini memiliki peluang besar menjadi pemain Brasil kedua setelah Pelé yang mampu mencetak gol di empat edisi Piala Dunia berbeda.

baca juga

Tugas berat kini berada di tangan Ancelotti untuk menentukan apakah Neymar akan menjadi titik sentral permainan atau sekadar supersub pada babak kedua.

Dengan stok penyerang yang melimpah, Brasil diprediksi akan mengandalkan serangan langsung yang cepat dan sangat vertikal.

Data menunjukkan tim asuhan Ancelotti mencatatkan 25 kali serangan langsung berbanding 30 kali serangan yang dibangun melalui proses operan panjang.

Tembok Kokoh di Balik Lini Serang

Berbeda dengan ketidakpastian di lini depan, barisan pertahanan Brasil tergolong jauh lebih mapan dan stabil untuk menghadapi gempuran lawan.

Dua palang pintu utama di jantung pertahanan diisi oleh finalis Liga Champions, yakni Marquinhos dari PSG dan Gabriel Magalhães milik Arsenal.

Marquinhos akan mengemban tugas sebagai kapten tim dengan bekal pengalaman 122 penampilan di ajang tertinggi kompetisi antarklub Eropa.

Gabriel Magalhães merupakan bagian penting dari pertahanan Arsenal yang mencatatkan rekor clean sheet terbanyak di Liga Inggris musim ini.

Duet tersebut telah membuktikan ketangguhannya dengan menjaga gawang tetap nirbobol saat Brasil mengalahkan Chile 3-0 dan Senegal 2-0.

Pertahanan yang solid sangat krusial bagi Brasil, terutama saat mereka harus menghadapi tim-tim raksasa Eropa tanpa penguasaan bola yang dominan.

Brasil tercatat melepaskan 19 tembakan dari skema serangan balik cepat dalam 11 laga terakhir, membuktikan betapa berbahayanya transisi mereka.

Neymar tetap disiapkan sebagai kartu truf jika strategi awal mengalami kebuntuan dalam membongkar pertahanan lawan.

Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi Neymar untuk mempersembahkan trofi juara yang belum pernah ia raih sejak debutnya di panggung dunia.

Timnas Brasil terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Sejak saat itu, pencapaian terbaik mereka hanyalah mencapai semifinal pada 2014 saat bertindak sebagai tuan rumah.

Carlo Ancelotti ditunjuk untuk memutus tren tersebut dengan mengandalkan filosofi menyerang yang agresif, tetapi tetap menjaga keseimbangan melalui pemain-pemain berpengalaman di lini belakang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tetap Bertolak ke Piala Dunia 2026, Masalah Visa AS Masih Bayangi Timnas Iran

Tetap Bertolak ke Piala Dunia 2026, Masalah Visa AS Masih Bayangi Timnas Iran

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:13 WIB

Piala Dunia 2026 Kapan dan Dimana? Ini Jadwal Pertandingan Pembuka hingga Final

Piala Dunia 2026 Kapan dan Dimana? Ini Jadwal Pertandingan Pembuka hingga Final

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:06 WIB

5 Pemain dari Klub ASEAN Warnai Piala Dunia 2026, Ada Bintang Persib Bandung

5 Pemain dari Klub ASEAN Warnai Piala Dunia 2026, Ada Bintang Persib Bandung

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:56 WIB

Prancis Kalah Memalukan, Rayan Cherki Akui Les Blues Bukan Favorit di Piala Dunia 2026

Prancis Kalah Memalukan, Rayan Cherki Akui Les Blues Bukan Favorit di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:47 WIB

Cerita Bomber Brasil di Piala Dunia: Tak Pernah Tidur Nikmati Malam Liar tapi Tetap Cetak Gol

Cerita Bomber Brasil di Piala Dunia: Tak Pernah Tidur Nikmati Malam Liar tapi Tetap Cetak Gol

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:38 WIB

Terkini

Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026

Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:15 WIB

5 Manfaat Menggunakan Produk Perlindungan UV Setiap Hari

5 Manfaat Menggunakan Produk Perlindungan UV Setiap Hari

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:15 WIB

Semoga Perjalanan Ini Sampai ke Seluruh Indonesia

Semoga Perjalanan Ini Sampai ke Seluruh Indonesia

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:15 WIB

Bye Surburn! 4 Sunscreen Ini Lindungi Kulit Anak dari Terik Sinar Matahari

Bye Surburn! 4 Sunscreen Ini Lindungi Kulit Anak dari Terik Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:11 WIB

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:10 WIB

Pamit Angkat Jemuran, IRT di Ketapang Lampung Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala

Pamit Angkat Jemuran, IRT di Ketapang Lampung Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala

Lampung | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:10 WIB

Resmi Bertahan di Allianz Arena, Bayern Muenchen Ikat Gelandang Serba Bisa Konrad Laimer Hingga 2029

Resmi Bertahan di Allianz Arena, Bayern Muenchen Ikat Gelandang Serba Bisa Konrad Laimer Hingga 2029

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:08 WIB

Sindir Skuat Argentina, Lamine Yamal Tantang Paredes Baku Pukul dengan Gavi di Atas Ring

Sindir Skuat Argentina, Lamine Yamal Tantang Paredes Baku Pukul dengan Gavi di Atas Ring

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:07 WIB

28 Link Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Dibagikan di Media Sosial

28 Link Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Dibagikan di Media Sosial

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:04 WIB

Profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang Boikot Final Piala Dunia 2026

Profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang Boikot Final Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:03 WIB

×