Profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang Boikot Final Piala Dunia 2026

Ruth Meliana

Selasa, 21 Juli 2026 | 10:03 WIB
Profil Aleksander Ceferin, Presiden UEFA yang Boikot Final Piala Dunia 2026
Presiden UEFA Aleksander Čeferin (dok. UEFA)
baca 10 detik
  • Aleksander Ceferin menjabat sebagai Presiden UEFA sejak 2016 dan dikenal sebagai pemimpin yang vokal serta tegas.
  • Ceferin memboikot Final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat sebagai bentuk protes atas intervensi politik FIFA.
  • Aksi boikot tersebut mempertegas ketegangan hubungan antara UEFA dan FIFA terkait tata kelola organisasi sepak bola dunia.

Suara.com - Aleksander Ceferin merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam dunia sepak bola internasional saat ini. Sebagai Presiden Union of European Football Associations (UEFA) sejak 2016, pria asal Slovenia ini dikenal tegas, vokal, dan sering kali bersikap kritis terhadap keputusan FIFA.

Baru-baru ini, namanya kembali menjadi sorotan global setelah memilih memboikot Final Piala Dunia 2026 yang digelar di New Jersey, Amerika Serikat. Keputusan Presiden UEFA ini menjadi simbol ketegangan mendalam antara UEFA dan FIFA.

Profil Aleksander Ceferin

Presiden UEFA Aleksander eferin (dok. UEFA)
Presiden UEFA Aleksander eferin (dok. UEFA)

 

Lahir pada 13 Oktober 1967 di Ljubljana, Slovenia, Ceferin berlatar belakang sebagai pengacara. Ia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Ljubljana dan bergabung dengan firma hukum keluarga.

Kariernya di dunia sepak bola dimulai ketika ia menjadi presiden klub amatir NK Olimpija Ljubljana. Pada 2011, ia terpilih sebagai Presiden Asosiasi Sepak Bola Slovenia (NZS) dan berhasil membawa organisasi itu keluar dari berbagai masalah internal.

Pada September 2016, Ceferin terpilih sebagai Presiden UEFA ketujuh, menggantikan Michel Platini. Ia mengalahkan kandidat lain dengan suara telak.

Sejak itu, ia menjabat dua periode dan dikenal sebagai pemimpin yang fokus pada reformasi, integritas, dan perlindungan nilai-nilai sepak bola Eropa.

Di bawah kepemimpinannya, UEFA berhasil mengembangkan Liga Champions, mendukung kompetisi klub dan tim nasional, serta menekankan isu keadilan kompetitif dan anti-rasisme.

Ia juga menjabat sebagai Wakil Presiden FIFA, meski hubungannya dengan Gianni Infantino sering tegang.

Ceferin dikenal sebagai pemimpin yang vokal. Ia pernah mengkritik keras rencana FIFA menggelar Piala Dunia setiap dua tahun, menyebutnya bisa “membunuh” sepak bola.

baca juga

Ia juga menentang perluasan Piala Dunia 2026 menjadi 48 tim, dengan alasan banyak pertandingan akan “tidak menarik” dan membebani kalender. Kritik ini menuai kontroversi, terutama dari konfederasi Asia dan Afrika yang merasa disinggung.

Boikot Final Piala Dunia 2026: Puncak Ketegangan

Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di waktu normal 2x45 menit berakhir dengan skor imbang tanpa gol di MetLife Stadium, Senin (20/7) dinihari WIB. [Instagram]
Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di waktu normal 2x45 menit berakhir dengan skor imbang tanpa gol di MetLife Stadium, Senin (20/7) dinihari WIB. [Instagram]

 

Pada 19 Juli 2026, Ceferin memilih tidak hadir di Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Keputusan ini sebagai bentuk protes terbuka terhadap FIFA.

Alasan utamanya adalah dugaan intervensi politik dalam penyelenggaraan turnamen, khususnya kasus Folarin Balogun. Striker Amerika Serikat ini mendapat kartu merah di babak 16 besar, tapi FIFA mencabut skorsingnya setelah lobi dari Presiden Donald Trump kepada Gianni Infantino.

UEFA melihat ini sebagai pelanggaran serius terhadap independensi disiplin dan “garis merah” tata kelola.

Boikot ini mencerminkan ketegangan jangka panjang antara UEFA dan FIFA. Ceferin dan Infantino jarang tampil bersama, dan UEFA merasa FIFA terlalu dipengaruhi kekuatan politik eksternal.

Absennya Ceferin di final menjadi sinyal kuat bahwa Eropa tidak ragu menentang praktik yang dianggap merusak kredibilitas olahraga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia Berakhir, Lionel Messi Umumkan Gantung Sepatu?

Piala Dunia Berakhir, Lionel Messi Umumkan Gantung Sepatu?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:58 WIB

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Kalah Taruhan Rp50 Juta, FIFA Dituding Ubah Skenario Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:49 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

Terkini

4 Shade Lipstik Hanasui Warna Pink untuk Bibir Gelap, Gak Kelihatan Ungu!

4 Shade Lipstik Hanasui Warna Pink untuk Bibir Gelap, Gak Kelihatan Ungu!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Teknologi Ester Fortified Jaga Performa Motor di Jalur Ekstrem Touring Jarak Jauh

Teknologi Ester Fortified Jaga Performa Motor di Jalur Ekstrem Touring Jarak Jauh

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Memilih Warna Mobil Menurut Feng Shui dan Psikologi: Dual Tone Hitam Putih Artinya Apa?

Memilih Warna Mobil Menurut Feng Shui dan Psikologi: Dual Tone Hitam Putih Artinya Apa?

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Gandeng Astra, Perjuangan Kang Edai Angkat Budaya Suku Osing Berbuah Manis

Gandeng Astra, Perjuangan Kang Edai Angkat Budaya Suku Osing Berbuah Manis

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Rekam Jejak Ayah Bigmo: Sempat Jadi Buronan dan Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Korupsi

Rekam Jejak Ayah Bigmo: Sempat Jadi Buronan dan Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Korupsi

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:05 WIB

3 Contoh Susunan Acara Tirakatan Malam 17 Agustus 2026, Khidmat dan Meriah

3 Contoh Susunan Acara Tirakatan Malam 17 Agustus 2026, Khidmat dan Meriah

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:05 WIB

4 Daftar Bahan Aktif yang Efektif dalam Serum Penumbuh Rambut, Kenali Fungsinya

4 Daftar Bahan Aktif yang Efektif dalam Serum Penumbuh Rambut, Kenali Fungsinya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Kim Soo Hyun Comeback TV, Jadi Special Guest dalam Acara Mahakarya RCTI 37

Kim Soo Hyun Comeback TV, Jadi Special Guest dalam Acara Mahakarya RCTI 37

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Membongkar Pesan Posesif dan Self Love di Balik Judul Nyeleneh MMG Naykilla

Membongkar Pesan Posesif dan Self Love di Balik Judul Nyeleneh MMG Naykilla

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Harga Vape Lebih Murah dari Rokok Konvensional, Remaja Jadi Kelompok Rentan

Harga Vape Lebih Murah dari Rokok Konvensional, Remaja Jadi Kelompok Rentan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:58 WIB

×