Piala Dunia 2026 Izinkan Botol Plastik Segel Masuk Stadion Usai Dapat Kritik Tajam

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 07 Juni 2026 | 11:20 WIB
Piala Dunia 2026 Izinkan Botol Plastik Segel Masuk Stadion Usai Dapat Kritik Tajam
Piala Dunia 2026 (IG FIFA)
baca 10 detik
  • FIFA resmi mengizinkan penonton membawa satu botol plastik tersegel ke stadion Piala Dunia 2026.

  • Larangan botol keras tetap berlaku demi mencegah pelemparan benda berbahaya di dalam tribun.

  • Perubahan aturan ini dipicu oleh kritik tajam terkait risiko cuaca ekstrem musim panas.

Suara.com - Ancaman dehidrasi massal akibat cuaca ekstrem akhirnya memaksa FIFA mengubah kebijakan ketat terkait barang bawaan penonton. Badan sepak bola dunia tersebut kini resmi mengizinkan suporter Piala Dunia 2026 membawa air minum kemasan ke dalam stadion.

Langkah ini diambil setelah gelombang protes dari pengamat kesehatan dan pejabat kota tuan rumah terus menekan FIFA. Kebijakan baru tersebut dinilai menjadi solusi krusial untuk menyelamatkan jutaan nyawa dari sengatan suhu panas.

Melalui pengumuman resmi di media sosial pada Jumat, regulasi ini berlaku khusus untuk pertandingan di Amerika Serikat dan Kanada. Penonton kini tidak perlu lagi membeli air dengan harga tinggi di dalam arena demi melepas dahaga.

Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

"Semua penggemar boleh membawa satu botol air minum sekali pakai berbahan plastik lunak berukuran 20 ons (590 ml) yang masih tersegel pabrik ke dalam pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat dan Kanada," demikian pernyataan FIFA.

Aturan pelonggaran ini menjadi angin segar bagi para suporter yang sempat cemas terhadap risiko serangan hawa panas. Kebijakan pro-konsumen tersebut langsung mengubah peta kesiapan mitigasi bencana selama turnamen berlangsung.

Namun, pelonggaran ini tidak berlaku bagi wadah air minum berbahan keras yang dapat diisi ulang. FIFA menegaskan bahwa jenis botol tersebut tetap dilarang keras melewati gerbang pemeriksaan stadion.

Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Otoritas tertinggi sepak bola tersebut berdalih bahwa benda berbahan keras berpotensi membahayakan keselamatan di tribun. Botol kokoh dikhawatirkan dapat dialihfungsikan menjadi senjata pelempar ke arah lapangan maupun area suporter lawan.

Oleh karena itu, sistem penyaringan ketat di pintu masuk akan tetap diberlakukan tanpa toleransi. Penonton yang telanjur membawa botol ramah lingkungan berbahan keras wajib meninggalkannya di luar area steril.

Sebelum keputusan ini lahir, FIFA sempat dituduh sengaja mencari keuntungan finansial yang besar dari para penonton. Pasalnya, larangan membawa minuman dari luar memaksa suporter membeli produk eksklusif di dalam stadion.

baca juga

Seluruh hak penjualan minuman ringan dan air mineral selama turnamen dipegang penuh oleh Coca-Cola sebagai sponsor utama. Hak monopoli dagang ini sempat memicu kecurigaan publik mengenai motif asli di balik ketatnya aturan awal.

Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara Amerika Utara memang menghadapi tantangan iklim yang sangat berat. Gelombang panas ekstrem diprediksi akan menyelimuti sebagian besar kota penyelenggara di sepanjang musim panas.

Suhu udara diperkirakan melonjak drastis hingga menembus angka di atas 32 derajat Celsius di beberapa wilayah. Selain menyengat, cuaca juga berpotensi terganggu oleh badai petir mendadak yang memperumit situasi di lapangan.

Ketersediaan akses air minum yang mudah dan murah menjadi kebutuhan paling mendasar dalam kondisi darurat tersebut. Tanpa adanya pelonggaran regulasi, risiko jatuhnya korban jiwa akibat sengatan panas (heatstroke) sangat tinggi.

Melalui langkah kompromi ini, FIFA mencoba menyeimbangkan antara perlindungan keselamatan fisik dan pemenuhan hak kesehatan penonton. Publik kini berharap pengawasan di lapangan berjalan konsisten tanpa merugikan kenyamanan suporter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Cuma Menang 1-0 Lawan Kontestan Telemah Piala Dunia 2026, Begini Pembelaan Thomas Tuchel

Inggris Cuma Menang 1-0 Lawan Kontestan Telemah Piala Dunia 2026, Begini Pembelaan Thomas Tuchel

Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:18 WIB

Rangkuman Hasil Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026 Hari Ini: Argentina, Inggris, Jerman, Portugal

Rangkuman Hasil Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026 Hari Ini: Argentina, Inggris, Jerman, Portugal

Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:06 WIB

Rafael Leao Tampol Lawan di Laga Portugal Vs Chile Jelang Piala Dunia 2026

Rafael Leao Tampol Lawan di Laga Portugal Vs Chile Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:49 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×