- Timnas Argentina siap berlaga di Piala Dunia 2026 Amerika Utara dengan status juara bertahan di bawah asuhan Lionel Scaloni.
- Strategi tim kini bergeser pada kekuatan kolektif dengan mengandalkan peran pemain muda serta lini tengah yang sangat dinamis.
- Argentina berambisi mempertahankan gelar juara dunia dengan menghadapi Aljazair, Austria, dan Yordania di fase Grup J mendatang.
Kedalaman Skuad dan Tantangan Cedera
Persiapan Argentina sedikit terhambat dengan kabar dicoretnya bek Leonardo Balerdi akibat cedera betis yang cukup serius menjelang turnamen.
Absennya Balerdi memaksa staf kepelatihan untuk segera menjaga stabilitas sektor pertahanan agar tetap solid sepanjang turnamen berlangsung.
Dengan komposisi skuad yang ada, Argentina memiliki ambisi besar untuk menjadi negara pertama yang mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil pada 1962.
Keberhasilan merengkuh trofi Copa America 2024 menjadi modal mental juara yang sangat berharga untuk melewati berbagai rintangan sulit di lapangan.
Daftar Skuad Final Argentina di Piala Dunia 2026
Pelatih: Lionel Scaloni
Kiper: Emiliano Martinez, Geronimo Rulli, Juan Musso.
Bek: Gonzalo Montiel, Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Facundo Medina, Nahuel Molina.
Gelandang: Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Valentin Barco, Giovani Lo Celso, Exequiel Palacios, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez.
Penyerang: Julian Alvarez, Lionel Messi, Nicolas Gonzalez, Thiago Almada, Giuliano Simeone, Nicolas Paz, Jose Manuel Lopez, Lautaro Martinez.
Jadwal Pertandingan Argentina di Grup J (WIB)
- Argentina vs Aljazair: Rabu, 17 Juni 2026, 08.00 WIB
- Argentina vs Austria: Selasa, 23 Juni 2026, 00.00 WIB
- Yordania vs Argentina: Minggu, 28 Juni 2026, 09.00 WIB
Timnas Argentina memasuki periode emas setelah sukses menyapu bersih gelar Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.
Stabilitas tim di bawah Lionel Scaloni menjadikan mereka sebagai salah satu standar tertinggi sepak bola internasional saat ini.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi panggung pembuktian apakah regenerasi yang dilakukan Scaloni mampu menjaga dominasi Argentina di level global.