-
John Herdman menyebut performa impresif Dony Tri Pamungkas menjadi peringatan bagi pemain senior.
-
Karakter bermain hybrid dan fleksibilitas di kedua sisi lapangan menjadi keunggulan utama Dony.
-
Dony Tri Pamungkas diproyeksikan mampu bersaing memperebutkan posisi starter pada Piala Asia mendatang.
Suara.com - Kehadiran talenta muda di kubu Timnas Indonesia mulai mengusik kenyamanan para pemain senior dalam mengamankan posisi utama. Pelatih kepala John Herdman secara terang-terangan menyebut fenomena ini sebagai sinyal peringatan serius bagi pilar veteran.
Ancaman nyata tersebut datang dari bek sayap Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, yang terus memperlihatkan grafik performa memukau. Kematangan bermain pemuda berusia 21 tahun ini sukses mencuri perhatian jajaran tim pelatih.
"Saya pikir dia (Dony Tri Pamungkas) memberikan banyak peringatan kepada pemain-pemain senior sekarang (untuk terus meningkatkan kualitas diri agar tetap bisa bersaing di timnas). Sangat menarik untuk dilihat ke depan," kata John Herdman dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Selasa.
![Dony Tri Pamungkas (kanan) buka peluang berkarier di luar negeri usai tampil impresif bersama Persija dan Timnas Indonesia. Legia Warszawa masih dikaitkan. [Dok. IG Dony Tri Pamungkas]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/25/30569-dony-tri-pamungkas-dan-shayne-pattynama.jpg)
Herdman menilai punggawa muda tersebut memiliki akselerasi perkembangan yang sangat pesat di level internasional. Sang pemain selalu mampu menghadirkan pembeda dan kreativitas tinggi setiap kali dipercaya mengawal lini pertahanan.
Nakhoda asal Inggris tersebut menegaskan bahwa dirinya sangat menyukai tipikal pemain hybrid yang kaya taktik. Kemampuan adaptasi multi-posisi menjadi standar baru yang ia terapkan untuk mengisi pos bek sayap Garuda.
Siapa pun personel yang mampu menerjemahkan strategi bunglon ini dipastikan mendapat menit bermain reguler. Herdman mengaku telah mengantongi analisis mendalam terkait karakteristik dan potensi besar yang dimiliki Dony.
Fleksibilitas tinggi untuk menusuk dari sisi kiri maupun kanan lapangan menjadi senjata rahasia Dony yang paling mematikan. Atribut langka inilah yang membuat tim pelatih optimistis akan masa depan cerah sang pemain.
![Para pemain Timnas Indonesia menjalani latihan intensif jelang menghadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 di Jakarta. [Dok. KitaGaruda]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/27/77282-timnas-indonesia-dony-tri-pamungkas.jpg)
"Jadi ya, dia (Dony Tri) pasti berkembang dalam peran internasional bersama timnas. Saya pikir di masa depan dia akan bersaing untuk memperebutkan posisi starter di Piala Asia," katanya.
Persaingan internal yang sehat ini diyakini bakal mendongkrak kualitas keseluruhan timnas secara masif. Para pemain senior kini dituntut melipatgandakan kerja keras mereka agar tidak tergeser ke bangku cadangan.
Ujian konsistensi berikutnya bagi pembuktian kualitas Dony akan tersaji pada laga uji coba internasional terdekat. Skuad Garuda dijadwalkan menjajal kekuatan timnas Mozambik dalam lanjutan agenda resmi FIFA.
Sebagai informasi latar belakang, Dony menandai debutnya di level senior pada turnamen FIFA Series, Maret 2026 lalu. Tampil sejak menit awal, ia sukses mengawal Merah Putih menggilas Saint Kitts and Nevis empat gol tanpa balas.
Pada pertandingan selanjutnya kontra Bulgaria, pemain kelahiran 2005 ini turun sebagai ban serep menggantikan Justin Hubner. Kontribusi taktisnya tetap terjaga walau tidak bermain sejak awal laga.
Konsistensi performanya kembali teruji saat Indonesia membungkam Oman dengan skor telak 3-0 pada Jumat (5/6). Laga kompetitif tersebut menjadi penampilan ketiganya bersama tim nasional senior.
Kini, fokus sepenuhnya dialihkan pada laga kedua FIFA Match Day kontra Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertandingan yang digelar Selasa malam ini menjadi panggung pembuktian lanjutan bagi sang pemain hybrid.