Tinggalkan 'Parkir Bus', Shin Tae-yong Ingin Persija Jakarta Tampil Ofensif di Super League

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:53 WIB
Tinggalkan 'Parkir Bus', Shin Tae-yong Ingin Persija Jakarta Tampil Ofensif di Super League
Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
baca 10 detik
  • Shin Tae-yong berkomitmen membawa Persija Jakarta bermain lebih agresif dan menyerang selama mengarungi Super League 2026/2027.
  • STY menegaskan gaya bertahan di Timnas Indonesia diterapkan karena harus menghadapi lawan-lawan yang memiliki kualitas lebih tinggi.
  • Pelatih asal Korea Selatan itu berharap mendapat dukungan manajemen untuk mendatangkan pemain berkualitas demi mewujudkan sepak bola yang cepat, kuat, dan ofensif.

Suara.com - Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong, secara mengejutkan berjanji meninggalkan gaya permainan pragmatis yang selama ini melekat padanya saat menangani Timnas Indonesia.

Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menegaskan dirinya siap membawa revolusi taktik menyerang yang agresif demi memuaskan dahaga gol para pendukung setia Macan Kemayoran.

Komitmen besar ini menandai babak baru dalam karier kepelatihannya di Tanah Air dengan durasi kontrak selama tiga tahun yang resmi dimulai pada Juni 2026.

Shin Tae-yong menilai publik selama ini memiliki persepsi yang kurang tepat mengenai identitas taktik yang sebenarnya ia sukai.

Gaya bermain menyerang yang akan diusung di Persija merupakan pendekatan yang sangat berbeda dibandingkan strategi yang diterapkannya saat menukangi Skuad Garuda.

Alasan Shin Tae-yong Mengandalkan Taktik Bertahan di Timnas Indonesia

Shin Tae-yong diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Shin Tae-yong diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta dalam jumpa pers di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Shin Tae-yong menjelaskan secara gamblang bahwa perbedaan skema permainan antara Persija dan Timnas Indonesia dipengaruhi oleh karakteristik lawan yang dihadapi.

Menurutnya, pola permainan bertahan yang diterapkan di level internasional merupakan kebutuhan taktis karena adanya perbedaan kualitas pemain yang cukup jauh.

"Saya adalah seseorang yang secara alami lebih menyukai gaya sepak bola agresif, dan filosofi sepak bola saya adalah menyerang," ujar Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers beberapa waktu lalu.

baca juga

Saat memimpin Timnas Indonesia, Skuad Garuda dipaksa lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri hasil dari tim-tim besar Asia.

"Namun, ketika saya bersama tim nasional Indonesia, kami selalu bermain melawan tim yang lebih kuat," ungkap pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Hal itulah yang membuatnya harus realistis dengan menerapkan strategi defensif demi menjaga keseimbangan tim dari gempuran lawan yang lebih superior.

"Jadi, saya menerapkan taktik defensif dan menggunakan strategi yang melibatkan serangan balik yang sering," tambahnya.

Kini, dengan persaingan di level liga yang dianggap lebih merata, ia merasa memiliki ruang lebih luas untuk mengekspresikan filosofi sepak bola menyerangnya.

Pernyataan ini tentu menjadi angin segar bagi Jakmania yang merindukan permainan atraktif dan penuh tekanan di area pertahanan lawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Thailand Hajar Malaysia

Calon Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Thailand Hajar Malaysia

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:22 WIB

Verdonk hingga Nathan Tjoe-A-On Terancam! Wingback Muda Diprediksi Bersinar di Piala Asia 2027

Verdonk hingga Nathan Tjoe-A-On Terancam! Wingback Muda Diprediksi Bersinar di Piala Asia 2027

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:00 WIB

8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong

8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:54 WIB

John Herdman Wanti-wanti Timnas Indonesia, Mozambik Bisa Hukum Garuda Lewat Satu Umpan Mematikan

John Herdman Wanti-wanti Timnas Indonesia, Mozambik Bisa Hukum Garuda Lewat Satu Umpan Mematikan

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:41 WIB

Rapor Merah Mozambik Jelang Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Skuad Garuda Mudah Menang?

Rapor Merah Mozambik Jelang Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Skuad Garuda Mudah Menang?

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:23 WIB

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

×