Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dicky Prastya

Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB
Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'
Dirjen Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (21/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Dirjen Pajak Bimo Wijayanto meminta pembatalan ratusan pejabat Kemenkeu yang dilantik mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pada September 2026.
  • Permintaan pembatalan diajukan karena terdapat pejabat tidak sesuai prosedur dan tidak mengikuti tahapan talent management yang berlaku.
  • Mantan Menkeu Purbaya mengakui perombakan pejabat tersebut menjadi salah satu faktor penyebab dirinya dicopot dari jabatannya.

Suara.com - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto mengakui kalau dirinya meminta perombakan ratusan pejabat Kemenkeu era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dibatalkan.

Diketahui Purbaya sempat merombak jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), mulai dari Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga pejabat pada Unit Organisasi non-Eselon.

Pelantikan tersebut digelar pada Kamis (10/9/2026), dengan pejabat yang dilantik berasal dari eselon II, III, dan IV. Khusus untuk eselon III, terdapat sekitar 350 pejabat yang dilantik.

Dirjen Pajak menyebut kalau rotasi pegawai Kemenkeu justru adalah usulannya. Namun dalam pelaksanaannya, ada beberapa nama-nama yang tidak mengikuti prosedur yang berlaku.

"Itu kan usulan kita, rotasi. Cuman memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management," katanya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu (16/9/2026).

Dari sana, Bimo bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama meminta ke Menkeu baru Suahasil Nazara agar pelantikan ratusan pejabat Kemenkeu yang dilakukan Purbaya dibatalkan.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr]
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr]

Ia beralasan kalau perombakan pejabat Kemenkeu tersebut akan berdampak buruk bagi pegawai lain yang sudah mengikuti prosedur yang berlaku.

"Kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan. Karena sinyalnya enggak bagus bagi pasukan yang lain. Yang ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," papar dia.

Bimo juga menyebut kalau Suahasil berkomitmen untuk melaksanakan manajemen organisasi dan reformasi birokrasi Kemenkeu dengan benar.

baca juga

"Iya, Pak Suahasil menegaskan komitmennya untuk melaksanakan talent management, melaksanakan birokrasi reform dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Lebih lanjut Bimo juga memastikan status pegawai yang sudah dilantik Purbaya pekan lalu akan dibatalkan jika tidak memenuhi syarat. Sedangkan yang sudah mengikuti alur prosedur akan tetap mengisi jabatan tersebut.

"Enggak dikaji lagi, yang enggak memenuhi syarat tadi, dibatalkan, yang lain-lain tetap. (Jadi balik ke posisi awalnya gitu Pak?) Oh iya," jelas Bimo.

Di sisi lain Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau perombakan ratusan pejabat di Kementerian Keuangan menjadi salah satu alasan dirinya dicopot dari jabatan Menkeu.

Saat ditanya apakah pelantikan pejabat baru Kemenkeu menjadi faktor Purbaya dipecat, ia tak menampik kalau itu menjadi salah faktor.

"Sebagian ada. Sebagian iya," katanya usai ditemui dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menkeu RI ke Suahasil Nazara di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Terkait nasib pejabat Kemenkeu yang baru dilantik, Purbaya mengatakan kalau status mereka tergantung keputusan Menkeu baru, dalam hal ini Suahasil Nazara.

Pasalnya, Surat Keputusan (SK) pelantikan sudah diteken Purbaya. Namun ia mengakui kalau itu bisa diubah lagi oleh Menkeu baru.

"Harusnya berlaku, tapi kan masih bisa diubah lagi. Ya suka-suka menteri lah," jelas Purbaya.

Sementara itu Menteri Keuangan Suahasil Nazara akan mendalami keputusan pendahulunya Purbaya Yudhi Sadewa dalam perombakan besar-besaran pejabat di Kementerian Keuangan.

Hal ini digadang-gadang menjadi alasan Presiden Prabowo Subianto menggeser Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan.

"Nanti kita lihat, tapi kemarin memang ada pelantikan minggu lalu. Dan tentu nanti kita akan lihat pelantikan seperti apa, keputusan Menteri Keuangannya seperti apa, dan kita akan tindak lanjuti dari situ," ujar Suahasil usai Pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:59 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×