- Panama memperoleh kedaulatan penuh atas Terusan Panama pada tahun 1999 setelah lepas dari kendali Amerika Serikat.
- Partisipasi Panama dalam Piala Dunia 2018 menjadi simbol kebanggaan nasional setelah gol bersejarah Felipe Baloy tercipta.
- Panama akan tampil di Piala Dunia 2026 sebagai upaya menegaskan identitas bangsa melalui prestasi di sepak bola.
Gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor.
Itu adalah tanda bahwa Panama telah tiba di panggung dunia, bukan lagi sekadar penonton.
Kini, Panama kembali ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat—negara yang memiliki keterkaitan sejarah panjang dengan mereka.
Namun, kali ini situasinya berbeda.
Panama datang bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi untuk bersaing.
Tim nasional mereka telah berkembang menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kawasan Concacaf.
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan bagi Panama untuk menegaskan identitas barunya.
Jika selama ini dunia mengenal mereka karena letaknya yang strategis, kini Panama ingin dikenang karena prestasi di lapangan hijau.
Sepak bola pun menjadi simbol baru perjalanan bangsa.
Dari negara yang lahir dua kali, Panama kini berusaha menulis babak baru, di panggung terbesar sepak bola dunia.