- Mantan pemain timnas Brasil Giovane Elber mengkritik keputusan memanggil Neymar ke skuad Piala Dunia 2026 mendatang.
- Elber menilai performa Neymar telah menurun drastis akibat cedera berkepanjangan serta pilihan karier yang kurang kompetitif.
- Ketidaksiapan fisik Neymar dan ketidakkonsistenan tim membuat Elber meragukan peluang Brasil meraih gelar juara dunia tersebut.
Karier Neymar dinilai semakin merosot setelah pindah ke Al-Hilal pada 2023.
Elber bahkan menyebut periode itu seperti liburan berbayar bagi sang pemain.
Sejak kembali ke Santos pada awal 2025, Neymar terus dibayangi cedera dan minim menit bermain.
Kondisi ini membuat Elber meragukan kesiapan fisiknya untuk tampil di level tertinggi.
“Dia sering cedera dan kehilangan ritme. Bagaimana bisa efektif di Piala Dunia?” ucap Elber.
Lebih lanjut, Elber menilai Brasil mengabaikan pemain yang sedang dalam performa terbaik.
Elber mencontohkan Joao Pedro, striker Chelsea yang mencetak 20 gol musim lalu namun tidak masuk skuad.
Dengan berbagai persoalan tersebut, Elber menilai Brasil masih jauh dari kandidat kuat juara dunia.
Elber menegaskan bahwa nama besar saja tidak cukup untuk membawa tim meraih trofi.
“Untuk juara, semua faktor harus sempurna. Saat ini Brasil belum menunjukkan itu,” pungkasnya.