- Timnas Iran resmi dipastikan berpartisipasi pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bulan Juni ini.
- Presiden FIFA Gianni Infantino melakukan lobi intensif untuk memastikan kehadiran Iran meskipun terdapat tensi politik antarnegara.
- Keikutsertaan Iran dalam grup bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru membuktikan bahwa sepak bola melampaui konflik politik.
"Tentu saja selalu ada tantangan."
"Tentu saja itu tidak mudah."
"Saya tidak tahu lagi siapa yang bisa memberikan kepastian dalam kondisi saat ini yang tidak bisa kami pengaruhi."
"Pada kondisi ini, Iran dapat datang dan bermain dan di mana pun mereka akan berlaga."
"Saya harap akan selalu ada atmosfer yang bagus karena ini adalah sepak bola."
Iran Siap Hadapi Tantangan di Grup Berat
Isu mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 sempat menjadi perhatian media internasional dalam beberapa bulan terakhir.
Spekulasi tersebut muncul setelah meningkatnya ketegangan politik antara Iran dan Amerika Serikat yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah.
Kini, seluruh keraguan itu telah terbantahkan dengan kepastian Iran tampil pada putaran final Piala Dunia 2026.
Dalam turnamen kali ini, Timnas Iran tergabung di grup yang cukup berat bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.