- Piala Dunia 2026 resmi dibuka Kamis (11/6) di Estadio Ciudad de Mexico dengan pertunjukan budaya lokal yang megah.
- Upacara pembukaan menampilkan bintang internasional seperti Shakira dan Burna Boy yang membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026.
- Rangkaian acara pembuka ini mendahului laga perdana antara tim nasional Meksiko melawan Afrika Selatan pada Jumat dinihari WIB.
Suara.com - Piala Dunia 2026 resmi dibuka hari ini, Kamis (11/6) dinihari WIB dengan pertunjukan megah di Estadio Ciudad de Mexico.
Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pukul 11.30 waktu setempat atau Jumat pukul 00:00 WIB, sekitar 90 menit sebelum laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan.
FIFA memastikan acara ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran resmi pertandingan pembuka.
Opening ceremony dirancang sebagai perpaduan budaya lokal Meksiko dengan nuansa global yang menjadi ciri khas ajang sepak bola terbesar di dunia.
Sejumlah bintang musik internasional dipastikan tampil, termasuk Shakira dan Burna Boy.
Keduanya akan membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026 bertajuk Dai Dai untuk pertama kalinya.

Shakira kembali mencatatkan sejarah dengan keterlibatannya di Piala Dunia, setelah sebelumnya tampil di edisi 2006, 2010, dan 2014. Kehadirannya kali ini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan penggemar.
Selain itu, penyanyi legendaris Meksiko Alejandro Fernández akan membawakan lagu kebangsaan sebelum pertandingan dimulai.
Penampilannya menegaskan sentuhan lokal yang kuat dalam seremoni pembukaan.
Deretan artis papan atas lainnya juga turut meramaikan panggung, di antaranya J Balvin, Belinda, Danny Ocean, hingga Tyla.
Grup ikonik Los Angeles Azules dan band rock Mana juga dijadwalkan tampil dalam pertunjukan tersebut.
FIFA juga menghadirkan elemen budaya tradisional Meksiko, termasuk pertunjukan dari komunitas masyarakat adat dan visual yang terinspirasi dari seni papel picado.
Konsep ini menjadi simbol identitas budaya yang diangkat ke panggung dunia.
Pembukaan di Meksiko menjadi bagian dari format baru Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara.
Setelah ini, seremoni serupa akan berlanjut di Kanada dan Amerika Serikat.