Jelang Lawan Skotlandia, FIFA Paksa Timnas Haiti Desain Ulang Jersey, Kenapa?

Arief Apriadi

Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:41 WIB
Jelang Lawan Skotlandia, FIFA Paksa Timnas Haiti Desain Ulang Jersey, Kenapa?
FIFA memaksa Timnas Haiti mengganti desain jersey Piala Dunia 2026 jelang laga kontra Skotlandia karena dianggap mengandung unsur politik. [Dok. Football Fashion]
baca 10 detik
  • FIFA mewajibkan Timnas Haiti mengubah desain jersey mereka tiga hari sebelum laga perdana Piala Dunia 2026.
  • FIFA menilai desain jersey yang memuat ilustrasi sejarah kemerdekaan Haiti melanggar aturan terkait larangan pesan politik.
  • Produsen apparel Saeta segera memodifikasi desain jersey tersebut agar Haiti dapat bertanding melawan Skotlandia sesuai jadwal.

Suara.com - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi memaksa Timnas Haiti merombak desain jersey mereka hanya tiga hari sebelum laga pembuka melawan Skotlandia di Piala Dunia 2026.

Keputusan mendadak ini diambil setelah otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menilai seragam tim asal Karibia itu mengandung unsur "pesan politik" yang dilarang dalam regulasi turnamen.

Jersey tersebut awalnya menampilkan ilustrasi para tentara yang mengibarkan bendera nasional untuk memperingati kemenangan Haiti atas Prancis dalam Pertempuran Vertieres pada 1803.

Aturan Ketat Larangan Pesan Politik

FIFA merujuk pada aturan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) yang melarang adanya pesan atau slogan politik, agama, maupun pribadi pada perlengkapan pemain di lapangan.

Situasi ini memaksa Federasi Sepak Bola Haiti bekerja cepat mengganti desain kostum mereka agar tetap bisa tampil tepat waktu pada laga perdana, Minggu mendatang.

Produsen apparel asal Kolombia, Saeta, selaku penyedia jersey Timnas Haiti, langsung mengambil langkah darurat untuk melakukan modifikasi sesuai arahan FIFA.

Pihak Saeta menjelaskan bahwa desain awal tersebut sebenarnya merupakan bentuk penghormatan kepada rakyat Haiti dan bukan dimaksudkan sebagai pernyataan politik.

"Desain awal tersebut merupakan penghormatan kepada para pria dan wanita yang berkontribusi setiap hari bagi masa depan Haiti dan tidak dimaksudkan sebagai pernyataan politik," tulis pernyataan resmi Saeta, dikutip dari Daily Mail.

baca juga

Kekecewaan dan Klarifikasi Pihak Haiti

Meski harus mematuhi keputusan FIFA, pihak manufaktur mengakui adanya perbedaan interpretasi terhadap elemen visual yang terdapat pada jersey tersebut.

"FIFA menetapkan bahwa elemen visual tertentu dapat ditafsirkan secara berbeda di bawah peraturan perlengkapan dan pada akhirnya meminta modifikasi pada desainnya," tambah pihak Saeta.

"Meskipun interpretasi ini berbeda dari niat kami, Saeta menghormati proses tersebut dan menerapkan persyaratan akhir yang dikomunikasikan oleh FIFA," tegas mereka.

Senada dengan produsen jersey, juru bicara Timnas Haiti menyebut pelarangan ini merupakan hasil dari kesalahpahaman terhadap makna sejarah yang ingin ditampilkan.

"Menyusul salah tafsir, pejabat FIFA meminta federasi untuk menghapus gambar yang menggambarkan Vertieres dan beberapa pahlawan kemerdekaan yang mengibarkan bendera Haiti," ujar juru bicara Timnas Haiti.

"Vertieres adalah lokasi pertempuran terakhir yang membawa kami menuju kemerdekaan, yang diperjuangkan pada 18 November 1803," lanjutnya.

Ironi di Balik Momen Bersejarah Haiti

Pihak federasi juga menyoroti keunikan tanggal saat Timnas Haiti memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 yang bertepatan dengan momen bersejarah bagi negara mereka.

"Ironisnya, tim ini lolos ke Piala Dunia 2025 pada tanggal 18 November 2025. Federasi belum mengeluarkan pernyataan (lebih lanjut) mengenai masalah ini; mereka hanya meminta Saeta untuk mengubahnya," pungkas juru bicara tersebut.

Haiti sedianya membawa tiga varian jersey ke Amerika Utara, yakni biru untuk kandang, putih untuk tandang, dan merah sebagai jersey ketiga.

Sesuai jadwal, mereka akan memulai perjuangan di Grup A melawan Skotlandia pada Minggu dini hari pukul 02.00 WIB sebelum menghadapi tantangan berat dari Brasil dan Maroko.

Tuntutan FIFA ini menjadi tekanan tambahan bagi Haiti yang tengah berusaha memperbaiki reputasi mereka setelah penampilan perdana yang kurang memuaskan pada Piala Dunia 1974.

Ambisi Besar di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 menjadi partisipasi kedua Haiti sepanjang sejarah setelah debut mereka pada 1974 yang berakhir tanpa raihan poin dan kebobolan 14 gol.

Namun, tim asuhan pelatih saat ini datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai grup kualifikasi yang dihuni Honduras, Kosta Rika, dan Nikaragua.

Mereka juga sempat mencuri perhatian dengan menghancurkan Selandia Baru 4-0 dalam laga uji coba menjelang turnamen.

Kini, meski harus tampil dengan desain jersey baru tanpa gambar pahlawan kemerdekaan, rakyat Haiti berharap tim nasional mereka tetap membawa semangat juang yang sama saat berlaga di panggung terbesar sepak bola dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone

Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:08 WIB

Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis

Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:53 WIB

Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026

Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:49 WIB

Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026

Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:41 WIB

Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi

Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:40 WIB

Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?

Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:21 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×