- Timnas Indonesia meraih dua kemenangan beruntun atas Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno Juni 2026.
- Hasil impresif tersebut membawa Indonesia naik ke peringkat 118 dunia berkat tambahan poin penting dari laga uji coba.
- Pelatih John Herdman memberikan peringatan kepada rival bahwa skuad Garuda kini lebih berbahaya menjelang ajang ASEAN Hyundai Cup.
"Meraih dua kemenangan beruntun di kandang melawan tim-tim dengan peringkat lebih tinggi adalah pencapaian luar biasa. Saat ini, para pemain terlihat jauh lebih berbahaya bagi lawan," tegas John Herdman.
Pernyataan tersebut seolah menjadi genderang perang bagi rival-rival di kawasan Asia Tenggara menjelang turnamen bergengsi pada akhir Juli nanti.
Erick Thohir Minta Timnas Tetap Membumi
Di tengah euforia lonjakan peringkat dan performa apik tim, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru meminta semua pihak untuk tidak cepat berpuas diri.
Erick Thohir memberikan apresiasi atas kerja keras pemain, tetapi tetap mengingatkan agar fokus tim tidak terpecah oleh angka-angka di atas kertas.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur, poin penuh di dua pertandingan kemarin memperbaiki peringkat kita," ujar Erick Thohir.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para suporter yang telah memadati stadion dan memberikan energi tambahan bagi perjuangan para pemain.
"Terima kasih kepada seluruh suporter yang terus setia mendukung Timnas. Saya tetap mengingatkan, peringkat di sepak bola kadang tidak menjamin hasil akhir. Jadi, kita harus tetap membumi dan fokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa terus mendekati dan masuk 100 dunia," jelas Erick Thohir.
Modal Penting Menuju ASEAN Hyundai Cup 2026
Lonjakan performa ini menjadi modal psikologis yang sangat krusial bagi Timnas Indonesia sebelum mereka tampil di ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF pada akhir Juli mendatang.
Ajang tersebut akan menjadi pembuktian sejauh mana efektivitas psywar dan perkembangan gaya bermain yang diusung John Herdman dalam kompetisi sesungguhnya.
Setelah turnamen regional itu usai, fokus skuad Garuda akan kembali tertuju pada agenda FIFA Matchday September 2026 untuk melanjutkan misi menembus posisi 100 besar dunia.
Konsistensi di bawah arahan John Herdman diharapkan mampu menjaga tren positif ini agar Indonesia tidak hanya sekadar naik peringkat, tetapi juga disegani sebagai kekuatan baru di Asia.
Keberhasilan mengalahkan tim dengan peringkat lebih tinggi seperti Oman menunjukkan bahwa potensi pemain lokal dan naturalisasi kini mulai mencapai titik sinkronisasi yang ideal.