- Presiden Donald Trump dipastikan tidak akan menghadiri laga pembuka timnas AS melawan Paraguay di SoFi Stadium, Los Angeles.
- Gedung Putih mengonfirmasi bahwa absennya Presiden Trump pada Piala Dunia 2026 disebabkan oleh agenda kenegaraan yang sangat padat.
- Pemerintah AS akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri, Menteri Transportasi, dan Menteri Keamanan Dalam Negeri pada laga tersebut.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan tidak akan menghadiri laga pembuka timnas AS di Piala Dunia 2026.
Ketidakhadiran ini dikonfirmasi langsung oleh Gedung Putih dan disebut karena padatnya agenda kenegaraan.
Amerika Serikat dijadwalkan menghadapi Paraguay di SoFi Stadium, Los Angeles.
Laga ini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan pada fase awal turnamen.
Direktur eksekutif gugus tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, menyebut Trump tidak bisa hadir karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.
Meski begitu, ia memastikan presiden tetap mengikuti jalannya turnamen.
“Dia tidak akan bisa menyaksikan laga pembuka. Seperti yang sudah kami sampaikan, agendanya sangat padat. Namun, saya yakin dia akan tetap terlibat sepanjang Piala Dunia,” ujar Giuliani dilansir dari USA Today

Giuliani juga membuka kemungkinan Trump akan muncul di pertandingan lain.
Menurutnya, karakter Trump yang penuh kejutan membuat segala kemungkinan tetap terbuka.
“Saya mengenalnya selama 30 tahun. Satu hal yang saya pelajari, harapkan hal yang tak terduga. Saya tidak akan terkejut jika dia semakin terlibat seiring turnamen berjalan,” katanya.
Sebagai gantinya, pemerintah AS tetap mengirim perwakilan tingkat tinggi.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio dijadwalkan hadir bersama Menteri Transportasi Sean Duffy dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin.
Absennya Trump menjadi sorotan karena memutus tradisi pemimpin negara tuan rumah yang biasanya hadir di laga pembuka.
Pada edisi sebelumnya, para kepala negara tampil langsung mendukung timnya.
Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani hadir saat pembukaan Piala Dunia 2022.