Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!

Galih Prasetyo

Minggu, 14 Juni 2026 | 13:00 WIB
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan water break di Piala Dunia 2026. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Jurgen Klopp mengkritik penerapan aturan water break di Piala Dunia 2026 yang dianggap mementingkan kepentingan komersial televisi.
  • Klopp menilai kebijakan jeda iklan tersebut merusak esensi alami permainan serta mengganggu alur pertandingan bagi para pemain.
  • Mantan pelatih Liverpool ini khawatir sepak bola kehilangan identitas akibat pengaruh eksekutif yang lebih mengutamakan slot iklan siaran.

Suara.com - Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan water break di Piala Dunia 2026.

Klopp menilai keputusan tersebut justru merusak esensi permainan dan lebih menguntungkan kepentingan komersial.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Jerman ZDF, Klopp menyebut sepak bola kini seperti dikendalikan oleh pihak di luar lapangan.

“Sepak bola telah menjadi sandera para eksekutif di kantor ber-AC,” ujarnya tajam.

Klopp mempertanyakan tujuan sebenarnya dari jeda tersebut, yang dinilai bertepatan dengan slot iklan siaran televisi.

“Apakah Piala Dunia ini untuk penggemar, pemain, atau pengiklan?” katanya.

Sejak awal turnamen, banyak stasiun TV memanfaatkan jeda tersebut untuk menayangkan iklan.

Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan water break di Piala Dunia 2026. [Istimewa]
Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan water break di Piala Dunia 2026. [Istimewa]

Bahkan dalam laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan, pertandingan sempat tertunda karena siaran iklan belum selesai.

Menurut Klopp, situasi ini berbahaya bagi roh permainan.

baca juga

Klopp mengibaratkan pertandingan sepak bola seharusnya mengalir alami tanpa gangguan.

“Pertandingan Piala Dunia seharusnya mengalir seperti sungai. Tapi sekarang kita membangun bendungan hanya untuk memberi ruang bagi iklan,” tegasnya.

Kini menjabat sebagai direktur global sepak bola Red Bull, Klopp mengingatkan bahwa tren ini bisa membawa dampak jangka panjang.

Klopp khawatir sepak bola kehilangan identitasnya sebagai olahraga utama.

“Sepak bola dulu adalah tontonan utama, tapi sekarang berisiko hanya menjadi latar bagi pertunjukan iklan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Klopp menyampaikan kekhawatiran mendalam.

Klopp berharap sepak bola tidak berubah menjadi sekadar jeda di antara iklan.

“Saya harap sepak bola tidak menjadi gangguan di antara jeda komersial,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026

Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:50 WIB

Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026

Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:39 WIB

7 Pemain Top Eropa Ini Absen di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?

7 Pemain Top Eropa Ini Absen di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:34 WIB

Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:32 WIB

Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026

Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:31 WIB

×