- FIFA memperkenalkan seremoni fan-centric dalam Piala Dunia 2026 dengan membentangkan bendera peserta di lapangan sebelum pertandingan dimulai.
- Bendera Arab Saudi dilarang menyentuh tanah karena mengandung lafal suci dan aturan ketat terkait penghormatan simbol negara tersebut.
- Seremoni baru ini menuai kritik karena menyebabkan keterlambatan jadwal kick-off pada sejumlah pertandingan di Piala Dunia 2026.
Suara.com - Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah perubahan, termasuk seremoni sebelum kick off pertandingan.
Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi saat bendera Arab Saudi terlihat tidak menyentuh tanah, berbeda dengan bendera negara lain.
FIFA memperkenalkan seremoni baru yang disebut fan-centric untuk mempererat hubungan antara pemain dan suporter.
Dalam prosesi tersebut, bendera raksasa dari dua tim dibentangkan di lapangan, sementara para pemain berdiri di sekitar lingkar tengah sebelum laga dimulai.
Namun, dalam laga pembuka Arab Saudi melawan Uruguay, penggemar jeli melihat bendera Arab Saudi diangkat dan tidak dibiarkan menyentuh tanah. Hal ini bukan tanpa alasan.
Menurut laporan Stadium Astro, bendera Arab Saudi merupakan satu-satunya dari 48 negara peserta yang dilarang menyentuh tanah.
Aturan ini berkaitan dengan ketentuan ketat dalam penggunaan simbol negara tersebut.
![Arab Saudi menahan imbang Uruguay 1-1 di Piala Dunia 2026. Salem Al-Dawsari menegaskan Green Falcons datang bukan sekadar menjadi pelengkap. [Dok. IG Saudint]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/16/92165-arab-saudi-vs-uruguay-salem-al-dawsari.jpg)
Larangan tersebut juga dijelaskan dalam laporan Gulf News pada 2024.
Disebutkan bahwa bendera Arab Saudi tidak boleh ditampilkan dalam kondisi pudar atau rusak.
“Bendera yang sudah tua atau tidak layak harus dimusnahkan oleh pihak yang bertanggung jawab, agar tidak digunakan kembali atau dianggap tidak hormat,” tulis laporan tersebut.
Tak hanya itu, aturan juga menegaskan bahwa sangat dilarang menurunkan bendera hingga menyentuh tanah, air, atau permukaan lain.
Ketentuan ini berlaku untuk menjaga kesakralan simbol negara tersebut. Apalagi di bendera Arab Saudi itu terdapat lafal Laa ilaaha illallaah, Muhammadur rasuulullaah yang berarti, Tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah.
Sebagai penyeimbang dalam seremoni, bendera Uruguay juga ikut diangkat agar tetap terlihat simetris di lapangan.
Meski begitu, hanya bendera Arab Saudi yang memiliki aturan khusus terkait larangan menyentuh tanah.
Seremoni baru ini sendiri sempat menuai kritik karena menyebabkan keterlambatan kick-off di sejumlah pertandingan.
Laga Brasil vs Maroko terlambat lebih dari empat menit, sementara pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan mundur enam menit dari jadwal.
Meski menuai pro dan kontra, FIFA menilai seremoni ini mampu meningkatkan pengalaman penonton.