Kata-kata Lionel Messi Usai Cetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia, Sebut Ronaldo

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 17 Juni 2026 | 12:52 WIB
Kata-kata Lionel Messi Usai Cetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia, Sebut Ronaldo
Timnas Argentina menggelar sesi latihan terbuka untuk pertama kalinya sejak tiba di Kansas, Amerika Serikat. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Lionel Messi menyamai rekor 16 gol Piala Dunia Miroslav Klose setelah mencetak hat-trick ke gawang Aljazair.

  • Kapten Argentina ini menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang tampil di enam Piala Dunia.

  • Rekan setim menegaskan peran krusial Messi yang lebih memprioritaskan kemenangan kelompok dibanding rekor pribadi.

Suara.com - Lionel Messi membuktikan taringnya belum habis dengan memborong 3 gol sekaligus dalam laga pembuka Argentina. Aksi mantap sang kapten tidak hanya membawa Tim Tanggo menang mutlak 3-0 atas Aljazair, tetapi juga menyejajarkannya dengan legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia pria dengan koleksi 16 gol.

Stadion GEHA Field di Arrowhead Stadium menjadi saksi bisu bagaimana pemain berusia 38 tahun tersebut menobatkan dirinya sebagai pesepak bola tertua yang mampu mencetak hat-trick di turnamen akbar ini. Saat ditarik keluar menjelang akhir babak kedua, gemuruh tepuk tangan dari ribuan suporter fanatiknya mengguncang arena pertandingan.

Pencapaian luar biasa ini kian menegaskan statusnya sebagai megabintang, meskipun sang pemain sendiri memilih merendah di hadapan media. Baginya, angka-angka fantastis yang baru saja diraihnya bukanlah fokus utama dalam karier sepak bolanya saat ini.

Lionel Messi (Instagram.com/fifaworldcup)
Lionel Messi (Instagram.com/fifaworldcup)

"Adalah suatu kehormatan berada di sana untuk apa artinya, berada di samping Klose dan Ronaldo [Brasil], yang juga ada di sana. Tapi itu tidak berarti apa-apa," kata Messi setelah pertandingan, dikutip dari ESPN, Rabu (17/6/2026).

"[Kylian] Mbappé juga ada di sana, dia mencetak 2 gol hari ini. Pada akhirnya, itu hanyalah statistik dan tidak lebih."

"Adalah suatu kehormatan untuk bersaing dengan mereka, tetapi itu tidak berarti apa-apa. Bagi saya, Ronaldo, yang saya tonton dan merupakan salah satu yang terbaik, tidak berada di puncak. Jadi, itu hanya statistik."

Pertandingan fase grup ini sekaligus menandai penampilan ke-200 Messi bersama seragam kebangsaan negaranya. Ia kini resmi menjadi pesepak bola pertama di dunia yang mampu merumput dalam 6 edisi Piala Dunia yang berbeda.

Lionel Messi cetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0. La Pulga samai rekor Miroslav Klose dan pecahkan catatan Cristiano Ronaldo. [Dok. Opta]
Lionel Messi cetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0. La Pulga samai rekor Miroslav Klose dan pecahkan catatan Cristiano Ronaldo. [Dok. Opta]

Pencapaian monumental ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh 5 partisipasi milik Cristiano Ronaldo, Lothar Matthäus, serta trio Meksiko yakni Antonio Carbajal, Andrés Guardado, dan Rafael Márquez. Melalui kemenangan perdana ini, Messi juga menyamai rekor Klose dengan total 17 kemenangan di putaran final Piala Dunia.

Dominasi Argentina dimulai sejak paruh pertama laga berkat sepakan melengkung kaki kiri Messi dari luar kotak penalti yang merobek jala gawang lawan. Dua gol tambahan kemudian lahir di babak kedua untuk melengkapi torehan hat-trick bersejarahnya malam itu.

baca juga

Namun, di balik selebrasi gol pertamanya, terselip momen emosional yang mengharukan saat sang kapten tertangkap kamera meneteskan air mata. Air mata tersebut diakuinya lahir dari akumulasi beban personal yang tengah ia hadapi di luar lapangan hijau.

"Mengapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sepak bola," ujar Messi usai laga.

"Saya melewati beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan tim saya karena mereka selalu berada di sisi saya, memberi saya banyak kekuatan untuk membantu saya melewatinya."

Momen bersejarah ini terjadi tepat 2 dekade setelah Messi melakoni debut perdananya di Piala Dunia pada tahun 2006 silam. Ketajaman yang konsisten ini menjadikannya pemain kedua dalam sejarah yang mampu mendulang gol dalam 5 edisi kompetisi yang berbeda.

Sebelum turnamen dimulai, banyak pihak meragukan kondisi fisik sang mega bintang akibat cedera kelelahan otot yang dideritanya bersama Inter Miami. Penampilan impresif malam ini langsung membungkam segala keraguan dan membuktikan bahwa magisnya belum pudar.

"Ini membuat saya sangat senang telah menjalani semua yang datang kepada saya," tambah Messi.

"Apa yang saya jalani sekarang adalah ceri di atas kue. Saya sangat senang dan berterima kasih untuk kelompok yang luar biasa ini, saya sangat menikmatinya."

Kehadiran skuad Argentina di wilayah Kansas City sendiri telah memicu gelombang euforia luar biasa dari masyarakat setempat selama 2 pekan terakhir. Ribuan suporter dengan jersi bernomor punggung 10 memadati stadion sembari menyanyikan lagu pujian untuk pahlawan asal Rosario tersebut.

Dukungan emosional yang masif dari publik Amerika Serikat ini memberikan energi tambahan yang luar biasa bagi armada Luis de la Fuente. Rekan-rekan setimnya pun mengakui betapa krusialnya peran kepemimpinan sang maestro di dalam ruang ganti.

"Merupakan suatu keuntungan memiliki Leo karena bagaimana dia menangani kelompok dan mendorongnya ke depan. Karena siapa dia," kata rekan setimnya di Miami, Rodrigo De Paul.

"Dia tidak peduli dengan rekor individu. Dia memprioritaskan kelompok, dan bagi kami itu luar biasa."

Alexis Mac Allister turut menambahkan: "Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan dirinya. Jika ada yang mengira tim ini lebih baik tanpa Leo, hari ini terbukti bahwa hal sebaliknya adalah benar. Dia adalah pemain terpenting kami. Kita perlu membangun tim di sekitarnya, dan kita sedang melakukannya."

Langkah awal yang manis ini menjadi modal krusial bagi Argentina sebelum menghadapi tantangan berikutnya dari Austria di Dallas pada 22 Juni mendatang. Persaingan ketat di fase grup menuntut fokus yang tidak boleh kendor sedikit pun demi mempertahankan takhta juara bertahan.

"Pertandingan pertama di Piala Dunia selalu sulit, dan kita melihat bahwa tidak ada yang memberikan apa pun secara cuma-cuma," ucap Messi menutup pembicaraan.

"Ini adalah Piala Dunia yang kompetitif dengan tim-tim nasional yang dipersiapkan dengan baik."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Argentina Sampai Geleng-geleng Lihat Aksi Lionel Messi Hattrick ke Gawang Aljazair

Pelatih Argentina Sampai Geleng-geleng Lihat Aksi Lionel Messi Hattrick ke Gawang Aljazair

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:25 WIB

Generasi Emas Timnas Portugal dan Mimpi yang Kian Nyata di Piala Dunia 2026

Generasi Emas Timnas Portugal dan Mimpi yang Kian Nyata di Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:45 WIB

Spanyol Gagal Menang Lawan Tanjung Verde, Mikel Merino: Bukan Kabar Duka, Tak Ada yang Meninggal

Spanyol Gagal Menang Lawan Tanjung Verde, Mikel Merino: Bukan Kabar Duka, Tak Ada yang Meninggal

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:13 WIB

Terkini

Hong Myung-bo Minta Korea Selatan Lupakan Kekalahan dari Meksiko, Fokus ke Laga Penentuan

Hong Myung-bo Minta Korea Selatan Lupakan Kekalahan dari Meksiko, Fokus ke Laga Penentuan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:27 WIB

Alami Gegar Otak Ringan, Quinten Timber Absen Bela Belanda Lawan Swedia

Alami Gegar Otak Ringan, Quinten Timber Absen Bela Belanda Lawan Swedia

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:20 WIB

Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026

Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:54 WIB

Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online

Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:45 WIB

Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League

Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:22 WIB

Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi

Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:03 WIB

Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor

Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:45 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan

Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:25 WIB

Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius

Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:09 WIB

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:05 WIB