- Timnas Inggris berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium.
- Strategi agresif Thomas Tuchel di babak kedua membalikkan keadaan setelah sempat imbang 2-2 pada paruh pertama.
- Kemenangan ini menempatkan Inggris di posisi puncak klasemen Grup L meskipun lini pertahanan masih menjadi catatan evaluasi.
Harry Kane mengungkapkan bahwa Thomas Tuchel meminta para pemain tampil tanpa rasa takut dan terus menekan pertahanan lawan.
Sang pelatih mendorong anak asuhnya untuk tetap menyerang tanpa terlalu mengkhawatirkan ancaman serangan balik Kroasia.
"Itu adalah pertandingan dengan dua babak yang sangat berbeda," ujar Kane usai pertandingan.
Strategi tersebut langsung membuahkan hasil ketika Jude Bellingham mencetak gol hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.
Gol itu lahir melalui rangkaian 23 operan beruntun yang tidak mampu diputus oleh pemain Kroasia.
Rekor Tembakan Tepat Sasaran dan Dominasi Inggris
Statistik menunjukkan Inggris mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran pada babak kedua, jumlah tertinggi di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Catatan tersebut melampaui performa tim-tim unggulan seperti Uruguay dan Prancis yang hanya membukukan delapan tembakan tepat sasaran dalam satu babak pertandingan.
Marcus Rashford yang masuk dari bangku cadangan kemudian memastikan kemenangan Inggris setelah memanfaatkan umpan matang dari Bukayo Saka.
Kolaborasi dua pemain pengganti tersebut menjadi salah satu momen penting yang menegaskan kedalaman skuad Inggris di turnamen ini.
Kemenangan dengan empat gol menjadi modal berharga bagi Tiga Singa untuk menghadapi tantangan yang lebih berat pada pertandingan berikutnya.
Thomas Tuchel kini memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan performa dominan di babak kedua dapat dipertahankan secara konsisten sepanjang turnamen.
Inggris Pimpin Grup, Pertahanan Masih Jadi Sorotan
Pertemuan Inggris dan Kroasia kembali mempertegas rivalitas sengit kedua negara di pentas internasional.
Hasil ini membuat Inggris memimpin klasemen Grup L dan dinilai telah melewati salah satu ujian terberat mereka di fase grup.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, lini pertahanan Inggris masih menjadi perhatian setelah kebobolan dua gol dengan relatif mudah.
Turnamen ini juga menunjukkan bahwa Inggris memiliki kedalaman skuad yang kuat, dengan pemain pelapis mampu memberikan dampak signifikan saat dibutuhkan.
Tuchel diharapkan mampu memperbaiki detail pertahanan sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh pada fase berikutnya.