- Persija Jakarta resmi melepas Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico, dan Hansamu Yama demi merombak skuad untuk musim 2026/2027.
- Perombakan skuad ini dilakukan manajemen sebagai langkah awal era baru di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.
- Presiden klub Mohamad Prapanca menyampaikan apresiasi atas kontribusi ketiga pemain tersebut selama masa baktinya bersama Persija.
Suara.com - Persija Jakarta mulai melakukan perombakan skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027 di bawah arahan Shin Tae-yong.
Tim berjuluk Macan Kemayoran itu resmi berpisah dengan tiga pemain yang kontraknya tidak diperpanjang, yakni Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro, dan Hansamu Yama Pranata.
Keputusan ini menjadi sinyal bahwa era baru di bawah pelatih asal Korea Selatan tersebut mulai berjalan.
Ketiga nama itu memiliki perjalanan dan kontribusi tersendiri bersama Macan Kemayoran.
Riko Simanjuntak Jadi Nama Paling Menonjol
![Winger Persija Jakarta, Riko Simanjuntak membawa bola melewati winger Dewa United, Alta Ballah dalam matchday kelima BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2024) malam WIB. [Dok. Dewa United]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/09/16/30275-winger-persija-jakarta-riko-simanjuntak-membawa-bola-melewati-winger-dewa-united-alta-ballah.jpg)
Dari ketiga pemain yang dilepas, nama Riko Simanjuntak menjadi sosok yang paling melekat dengan identitas Persija dalam beberapa tahun terakhir.
Winger lincah itu bergabung sejak Liga 1 2018 dan langsung menjadi bagian penting saat Macan Kemayoran meraih gelar juara.
Selama berseragam Persija, Riko turut mempersembahkan sejumlah trofi bergengsi, mulai dari Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, Boost Fix Super Cup 2018, hingga Piala Menpora 2021.
Catatan statistiknya pun terbilang impresif. Dari total 207 pertandingan di seluruh kompetisi, pemain berusia 34 tahun itu mencatatkan 12 gol dan 67 assist.
Namun, dalam satu setengah musim terakhir, Riko lebih banyak menjalani masa peminjaman bersama PSS Sleman.
Ia turut membantu Super Elang Jawa kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sementara itu, Alfriyanto Nico Saputro merupakan salah satu produk muda yang sempat digadang-gadang menjadi masa depan Persija.
Namanya mulai dikenal luas setelah mendapatkan kesempatan debut pada Liga 1 musim 2021/2022.
Dalam lima musim terakhir, Nico tampil sebanyak 55 kali bersama Persija dengan torehan empat gol dan dua assist.
Perjalanannya juga diwarnai beberapa masa peminjaman ke klub lain, seperti PSIM Yogyakarta, Dewa United, dan Persis Solo, demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Adapun Hansamu Yama Pranata mengakhiri kiprahnya setelah tiga musim berkostum Persija. Bek tengah yang bergabung pada musim 2022/2023 itu tampil dalam 63 pertandingan dengan kontribusi tiga gol dan dua assist.
Pada paruh kedua Super League 2025/2026, Hansamu sempat dipinjamkan ke Arema FC sebelum akhirnya kontraknya bersama Persija berakhir.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi kepada ketiga pemain yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan klub.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada Riko, Nico, dan Hansamu atas perjuangan yang telah mereka tunjukkan selama berseragam Persija,” kata Prapanca.
“Mereka adalah bagian dari perjalanan penting klub ini, dan kontribusi mereka akan selalu menjadi bagian dari cerita Macan Kemayoran,” lanjutnya.
Kepergian tiga pemain sekaligus ini menjadi langkah awal restrukturisasi skuad Persija menjelang musim baru.
Dengan hadirnya Shin Tae-yong di kursi pelatih, Macan Kemayoran diperkirakan masih akan melakukan sejumlah perubahan guna membentuk tim yang sesuai dengan kebutuhan serta filosofi permainan sang pelatih.
“Meski kebersamaan ini harus berakhir, kami semua tetap saling menghormati. Keputusan tersebut merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk karier mereka selanjutnya,” tutup Prapanca.