-
Inggris memimpin Grup L setelah menghancurkan Kroasia berkat performa gemilang dua gol Harry Kane.
-
Kolombia menguasai takhta Grup K usai meredam perlawanan sengit tim debutan Uzbekistan di Meksiko.
-
Portugal gagal memetik poin penuh setelah ditahan imbang oleh permainan disiplin Republik Demokratik Kongo.
Suara.com - Persaingan sengit langsung memanas pada laga pembuka Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026). Sejumlah tim raksasa harus berjuang ekstra keras demi mengamankan poin perdana mereka.
Kejutan besar dan hujan gol mewarnai matchday pertama yang berlangsung pada Kamis, 18 Juni. Peta kekuatan turnamen langsung bergejolak akibat hasil tidak terduga di lapangan.
Sengitnya pertempuran kali ini melahirkan catatan sejarah baru sekaligus drama hingga detik-detik akhir.

Berikut rekapitulasi performa kontestan yang bertarung habis-habisan dalam perebutan takhta awal:
1. Kegalauan Portugal Ditahan Imbang Republik Demokratik Kongo
Sektor Grup K menyajikan kejutan saat tim unggulan Portugal dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo di Houston. Skuad Eropa sebenarnya unggul cepat lewat sundulan tajam Joao Neves setelah menerima umpan silang akurat.
Gol kilat tersebut sempat membuat Portugal mengendalikan penuh jalannya laga dengan pressing tinggi. Namun, pertahanan kokoh Kongo berhasil meredam ambisi besar rivalnya hingga babak pertama usai.
Malapetaka bagi Portugal datang sebelum jeda ketika Yoane Wissa menyamakan kedudukan lewat sundulan kepala terukur. Memanfaatkan umpan lambung Arthur Masuaku, bola meluncur deras ke pojok gawang yang gagal diantisipasi.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Portugal meningkat tajam demi mencari gol kemenangan. Sayangnya, efisiensi penyelesaian akhir yang buruk membuat skor sama kuat bertahan hingga peluit panjang.
2. Kolombia Jinakkan Ambisi Sejarah Debut Uzbekistan

Masih di grup yang sama, Kolombia sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 3-1 atas tim debutan Uzbekistan di Stadion Azteca. Tim Amerika Selatan tersebut langsung memegang kendali permainan sejak menit awal babak pertama.
Uzbekistan sempat memberikan perlawanan emosional melalui gol balasan Abbosbek Fayzullaev yang memanfaatkan bola muntah. Momen tersebut menjadi sejarah emas karena merupakan gol perdana Uzbekistan sepanjang partisipasi Piala Dunia.
Kegembiraan sang debutan tidak bertahan lama karena Kolombia langsung merespons dengan determinasi tinggi. 2 gol tambahan berhasil disarangkan untuk menyegel keunggulan mutlak menjadi tiga berbanding satu.
Hasil absolut ini mengantarkan Kolombia bertengger nyaman di posisi teratas klasemen sementara Grup K. Sementara itu, Portugal dan Kongo harus puas menguntit di bawahnya dengan raihan 1 poin.
3. Pesta Gol Inggris dan Amukan Harry Kane
Beralih ke Grup L, Tim Nasional Inggris pamer produktivitas dengan menumbangkan Kroasia melalui skor mencolok 4-2 di Dallas. Harry Kane tampil menjadi pahlawan kemenangan lewat gelontoran dua gol krusial ke gawang lawan.
Jude Bellingham dan Marcus Rashford turut mencatatkan nama di papan skor untuk melengkapi dominasi The Three Lions. Kroasia sempat melawan sengit melalui gol Martin Baturina serta Petar Musa sebelum akhirnya stamina mereka merosot.
Pertandingan lain di Grup L menghadirkan drama luar biasa saat Ghana menang tipis 1-0 atas Panama di Toronto. Pertandingan ketat ini hampir berakhir kacamata sebelum keajaiban datang pada masa krusial.
Caleb Yirenkyi menjadi aktor utama kemenangan Ghana berkat gol dramatisnya pada menit ke-90+5. Berawal dari skema serangan balik cepat di sisi sayap, sontekan matangnya sukses mengunci 3 angka penuh.