Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 18 Juni 2026 | 14:10 WIB
Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia
Cristiano Ronaldo (FIFA)
baca 10 detik
  • Roberto Martinez menolak mencadangkan Cristiano Ronaldo meskipun sang kapten gagal mencetak gol ke gawang Kongo.

  • Hasil imbang Portugal disebabkan oleh perubahan emosi pemain setelah mencetak gol pembuka lewat João Neves.

  • Martinez tetap optimistis karena banyak tim juara dunia yang mengawali turnamen dengan hasil buruk.

Suara.com - Pelatih Portugal Roberto Martinez menolak keras desakan untuk memarkir Cristiano Ronaldo yang tengah mengalami paceklik gol panjang hingga Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil setelah Selecao das Quinas ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka.

Ronaldo gagal mencetak gol untuk kelima kalinya secara beruntun di panggung Piala Dunia. Statistik mencatat sang megabintang belum lagi membobol gawang lawan tanpa titik putih di turnamen mayor sejak Juni 2021.

Meskipun kapten Al Nassr tersebut tampil penuh selama 90 menit, ia tidak mampu melepaskan 1 pun tembakan tepat sasaran. Martinez menilai mencadangkan pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional bukanlah sebuah solusi.

Simak profil lengkap Timnas Portugal, kekuatan strategi Roberto Martinez, hingga ambisi Cristiano Ronaldo membawa Selecao das Quinas juara di ajang Piala Dunia mendatang. (FIFA)
Simak profil lengkap Timnas Portugal, kekuatan strategi Roberto Martinez, hingga ambisi Cristiano Ronaldo membawa Selecao das Quinas juara di ajang Piala Dunia mendatang. (FIFA)

"Tidak masuk akal untuk mengeluarkan pencetak gol terbaik di dunia sepak bola dalam pertandingan di mana Anda membutuhkan gol," ucap Martinez membela keputusannya dikutip dari ESPN, Kamis (18/6/2026).

Kegagalan ini membuat ambisi Ronaldo untuk melampaui catatan rival abadinya, Lionel Messi, harus tertunda. Sehari sebelumnya, Messi sukses mencetak hat-trick dan menyamai rekor penampilan di 6 edisi Piala Dunia yang berbeda.

Portugal sebenarnya memulai laga dengan meyakinkan melalui gol cepat yang dilesakkan oleh gelandang muda João Neves pada menit keenam. Namun, keunggulan awal tersebut justru membuat kreativitas serangan armada Martinez mendadak buntu sepanjang sisa pertandingan.

Cristiano Ronaldo catat rekor buruk tanpa gol usai Portugal ditahan imbang RD Kongo. (Instagram/@brfootball)
Cristiano Ronaldo catat rekor buruk tanpa gol usai Portugal ditahan imbang RD Kongo. (Instagram/@brfootball)

Martinez mengungkapkan bahwa gol pembuka tersebut merusak fokus anak asuhnya yang menjadi terlalu protektif terhadap keunggulan. Dinamika emosional pemain di lapangan justru berbalik menguntungkan sang lawan yang tampil tanpa beban.

"Kami memulai dengan sangat, sangat baik," kata Martinez.

"Level kami, kendali kami, cara kami memasuki area penalti. Mencetak gol -- yang biasanya merupakan momen ketika emosi mencetak gol membantu Anda mempertahankan kendali pertandingan dan mencoba mencetak gol kedua -- justru memberikan efek sebaliknya."

baca juga

Gaya bermain Portugal pasca-gol pertama dinilai terlalu pasif dan kehilangan daya dobrak dari lini tengah. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh RD Kongo untuk merapatkan barisan belakang dan melancarkan serangan balik cepat.

"Sebaliknya, itu membuat kami ingin terus menguasai bola. Kami memberi Kongo kesempatan untuk mengatur ulang struktur pertahanan mereka dan membangun serangan balik, dan kami kehilangan banyak kedalaman. Itu membantu Kongo," lanjut Martinez menganalisis.

Hasil imbang ini menjadi sejarah baru bagi RD Kongo yang kembali merumput di Piala Dunia setelah absen selama 52 tahun. Mereka mengikuti jejak Tanjung Verde yang lebih dulu mengejutkan publik saat menahan imbang Spanyol tanpa gol.

Martinez mengimbau pendukung Portugal untuk tidak panik karena hasil buruk di laga pertama adalah hal yang lumrah. Ia mencontohkan beberapa tim besar yang tetap berhasil mengangkat trofi emas meski mengawali turnamen secara mengecewakan.

"Piala Dunia adalah turnamen di mana hal-hal seperti ini terjadi," katanya.

"Argentina kalah dari Arab Saudi [pada 2022] dan kemudian keluar sebagai juara Piala Dunia. Pada 2010, Spanyol kalah dari Swiss dan kemudian menjuarai Piala Dunia. Itu bukanlah penampilan yang terlihat seperti calon juara, tetapi itu adalah bagian dari proses."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko

Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:56 WIB

Piala Dunia dan Pentingnya Me Time di Tengah Kesibukan

Piala Dunia dan Pentingnya Me Time di Tengah Kesibukan

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:45 WIB

Prediksi Ceko vs Afrika Selatan: Kalah Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026

Prediksi Ceko vs Afrika Selatan: Kalah Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:05 WIB

Terkini

KAI Divre III Palembang Salurkan TJSL Rp890 Juta, Perkuat Pembangunan Sosial di Sumsel

KAI Divre III Palembang Salurkan TJSL Rp890 Juta, Perkuat Pembangunan Sosial di Sumsel

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Ulasan Novel Rumah Kaca, Menyingkap Sisi Gelap Pengawasan Kekuasaan Kolonial

Ulasan Novel Rumah Kaca, Menyingkap Sisi Gelap Pengawasan Kekuasaan Kolonial

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:20 WIB

BRI Insurance Perkuat Proteksi Pelaku Usaha Melalui Produk Property All Risks

BRI Insurance Perkuat Proteksi Pelaku Usaha Melalui Produk Property All Risks

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:12 WIB

5 Tipe Pengendara SUV, Anda yang Mana? Ini Opsi 6 Mobil Bekas Murah dan Bandel

5 Tipe Pengendara SUV, Anda yang Mana? Ini Opsi 6 Mobil Bekas Murah dan Bandel

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air

Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air

Sulsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Foundation Merek Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 7 Pilihannya yang Minim Luntur

Foundation Merek Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 7 Pilihannya yang Minim Luntur

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik

Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:05 WIB

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27 WIB

×