Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks

Arief Apriadi

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:05 WIB
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
Piala Dunia 2026 (dok. FIFA World Cup)
baca 10 detik
  • Kepolisian New York meningkatkan status siaga guna mencegah lonjakan perdagangan seks selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 mendatang.
  • Petugas memperketat pengawasan di titik strategis seperti hotel, terminal, dan ruang siber untuk menindak jaringan kriminal tersebut.
  • Pihak berwenang menjamin perlindungan hukum dan bantuan medis bagi korban yang melapor selama periode turnamen sepak bola ini.

Suara.com - Kepolisian New York (NYPD) mengeluarkan peringatan serius terkait potensi lonjakan kasus perdagangan seks selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Kehadiran lebih dari 1,2 juta pengunjung di wilayah New York dan New Jersey sepanjang turnamen dikhawatirkan dimanfaatkan oleh jaringan kriminal untuk mengeksploitasi perempuan dan anak-anak.

Otoritas keamanan kini berada dalam status siaga tinggi guna memantau aktivitas mencurigakan, baik di lokasi keramaian maupun melalui jaringan daring.

Pihak kepolisian menduga meningkatnya aktivitas kriminal yang memanfaatkan antusiasme suporter sepak bola internasional untuk menjalankan praktik eksploitasi seksual dan perdagangan manusia.

Langkah antisipatif ini menjadi prioritas utama demi menjaga keamanan publik selama pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut.

NYPD Minta Publik Kenali Tanda-Tanda Eksploitasi

Piala Dunia 2026 (dok. FIFA World Cup)
Piala Dunia 2026 (dok. FIFA World Cup)

Asisten Komisioner Unit Kebijakan dan Perencanaan Kekerasan Berbasis Gender NYPD, Kathleen Baer, mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap tanda-tanda perdagangan manusia.

Bersama Letnan Christopher Zizza dari Unit Korban Khusus, ia mengidentifikasi sejumlah indikator yang perlu diwaspadai dan segera dilaporkan kepada petugas.

“Mereka bisa saja berpakaian tidak pantas, mereka bisa bersama orang yang lebih tua dan tampak tidak mampu berbicara untuk diri mereka sendiri ketika ditanya,” ujar Kathleen Baer, dilansir dari AMNY.

baca juga

Menurutnya, korban eksploitasi sering menunjukkan rasa takut saat berinteraksi dengan orang lain.

“Mereka selalu mencari orang lain untuk mendapatkan jawaban, dan mereka tampak pemalu; tidak ada jawaban pasti tentang bagaimana orang-orang dieksploitasi,” tambahnya.

Meski penanganan kasus perdagangan manusia dilakukan sepanjang tahun, perhelatan besar seperti Piala Dunia kerap meningkatkan risiko terjadinya eksploitasi.

Korban tidak hanya berasal dari luar negeri, tetapi juga warga lokal yang tinggal di New York.

Fokus Pengawasan di Hotel, Terminal, dan Dunia Maya

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, NYPD telah meningkatkan operasi penegakan hukum dan penyelidikan menjelang dimulainya turnamen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi

Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:05 WIB

Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi

Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:52 WIB

Portugal, Monolog Panjang yang Tak Menggugah

Portugal, Monolog Panjang yang Tak Menggugah

Opini | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:44 WIB

Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya

Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×