- Keluarga membantah kabar bohong mengenai meninggalnya Jorge Messi yang kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
- Pihak keluarga menegaskan bahwa kondisi kesehatan Jorge Messi sedang dalam masa pemulihan dengan pengawasan tim medis.
- Lionel Messi tetap tampil membela Argentina di Piala Dunia 2026 meski sedang menghadapi tekanan emosional masalah keluarga.
Suara.com - Rumor mengenai meninggalnya ayah Lionel Messi, Jorge Messi, di tengah perhelatan Piala Dunia 2026 dipastikan tidak benar atau hoax.
Jorge Messi saat ini diketahui tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang cukup serius. Kabar palsu yang beredar luas di media sosial pun langsung dibantah oleh keluarga besar kapten Timnas Argentina tersebut.
Pihak keluarga mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluruskan informasi sekaligus meminta publik menghormati privasi mereka di tengah situasi yang sedang dihadapi.
Keluarga Lionel Messi Klarifikasi Kondisi Jorge Messi

Mengutip laporan Hello Magazine, Jorge Messi yang kini berusia 68 tahun memang sedang berada di bawah pengawasan ketat tim medis.
Meski demikian, keluarga memilih untuk tidak mengungkap secara rinci penyakit yang dideritanya demi menjaga kenyamanan proses pemulihan.
"Jorge sedang mengalami situasi kesehatan," bunyi pernyataan resmi keluarga.
"Saat ini ia berada di bawah pengawasan medis, pulih dan berkembang secara positif dalam kondisinya saat ini," lanjut pernyataan tersebut.
Keluarga juga membantah tegas kabar yang menyebut Jorge Messi telah meninggal dunia.
Kecaman terhadap Spekulasi yang Beredar
Dalam pernyataannya, keluarga mengaku kecewa dengan beredarnya spekulasi dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Mengingat versi, rumor, dan spekulasi yang beredar dalam beberapa jam terakhir, keluarga ingin menyampaikan rasa tidak senang yang mendalam atas kurangnya sensitivitas, rasa hormat, dan kehati-hatian yang digunakan beberapa orang dalam menangani masalah pribadi dan keluarga yang sangat tertutup ini," tulis pihak keluarga.
Mereka menegaskan bahwa informasi mengenai kondisi Jorge Messi hanya dapat dipercaya jika berasal dari keluarga atau saluran resmi yang telah ditunjuk.
"Oleh karena itu, versi, pernyataan, atau informasi apa pun yang tidak berasal dari keluarga itu sendiri dan saluran resminya tidak boleh dianggap valid atau benar," tegas mereka.
"Di saat seperti ini, kami meminta tanggung jawab, kehati-hatian, dan rasa kasih sayang."
Privasi Keluarga Menjadi Prioritas
Keluarga berharap publik dan media dapat menghormati privasi mereka selama Jorge Messi menjalani proses pemulihan.
"Kesehatan seseorang dan ketenangan pikiran orang-orang di sekitar mereka tidak boleh menjadi subjek spekulasi atau kepentingan media yang tidak bertanggung jawab," lanjut pernyataan tersebut.
"Kami sangat menghargai ungkapan kasih sayang, rasa hormat, dan perhatian yang diterima, dan kami meminta agar privasi, kerahasiaan, serta keintiman Jorge dan seluruh keluarganya dihormati selama proses ini."
Situasi kesehatan sang ayah disebut turut memengaruhi kondisi emosional Lionel Messi yang saat ini sedang memimpin perjuangan Argentina di Piala Dunia 2026.
Lionel Messi Tak Kuasa Menahan Air Mata
Lionel Messi sempat tertangkap kamera menyeka air mata setelah mencetak gol pembuka saat Argentina mengalahkan Aljazair pada Selasa lalu.
Meski sedang menghadapi situasi keluarga yang sulit, La Pulga tetap menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak hattrick dalam kemenangan 3-0 Timnas Argentina.
Catatan tersebut membuat Messi menyamai rekor Miroslav Klose sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Usai pertandingan, Messi mengisyaratkan bahwa kondisi emosionalnya sedang tidak stabil akibat persoalan di luar lapangan.
Pengakuan Emosional Sang Kapten Argentina
"Air mata saya setelah gol pertama? Saya telah melewati hari-hari yang sulit. Itu tidak ada hubungannya dengan sepak bola," ujar Messi.
"Dan perasaan itu muncul karena hal tersebut. Saya berterima kasih kepada rekan setim, staf pelatih, dan delegasi karena telah membantu saya," lanjutnya.
Dukungan dari seluruh elemen skuad Argentina menjadi faktor penting yang membantu Messi tetap fokus di tengah situasi keluarga yang berat.
Kini, publik sepak bola dunia berharap Jorge Messi segera pulih sehingga sang putra dapat melanjutkan perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan lebih tenang.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
