Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Arief Apriadi

Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:05 WIB
Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Berapa poin minimal untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026? Simak hasil simulasi Superkomputer Opta soal peluang tim peringkat ketiga terbaik. (dok. FIFA)
baca 10 detik
  • Piala Dunia 2026 menerapkan format baru 48 peserta dengan delapan tim peringkat ketiga terbaik melaju ke babak 32 besar.
  • Simulasi Opta menunjukkan empat poin menjamin kelolosan, sementara tiga poin memiliki peluang 66,77 persen untuk lolos babak gugur.
  • Selisih gol menjadi faktor krusial bagi tim yang mengoleksi poin sama dalam menentukan nasib kelolosan ke fase selanjutnya.

Bahkan, tim dengan selisih gol nol masih memiliki peluang lolos hingga 94,8 persen. Sementara itu, tim yang mencatatkan selisih gol minus satu (-1) masih memiliki probabilitas lolos sebesar 84,2 persen.

Peluang mulai menurun drastis bagi tim yang memiliki selisih gol minus dua atau lebih buruk. Meski demikian, simulasi menunjukkan bahwa tim dengan selisih gol minus lima masih memiliki peluang lolos sebesar 18,1 persen.

Karena itu, selain berburu poin, setiap gol yang dicetak maupun kebobolan berpotensi menjadi penentu nasib sebuah tim di akhir fase grup.

Format Lama yang Kembali Digunakan FIFA

Sistem kelolosan melalui jalur peringkat ketiga terbaik sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah Piala Dunia.

Format serupa pernah digunakan pada Piala Dunia 1986, 1990, dan 1994 ketika jumlah peserta masih 24 negara. Saat itu, empat tim peringkat ketiga terbaik berhak melaju ke babak 16 besar bersama juara dan runner-up grup.

Namun terdapat perbedaan penting. Pada era tersebut, kemenangan masih bernilai dua poin, sedangkan saat ini FIFA menggunakan sistem tiga poin untuk setiap kemenangan.

Sebagai contoh, Uruguay dan Bulgaria mampu lolos ke fase gugur Piala Dunia 1986 hanya dengan mengumpulkan dua poin hasil dari dua kali imbang.

Kini, dengan jumlah peserta yang meningkat menjadi 48 tim, persaingan untuk memperebutkan tiket babak gugur diprediksi akan jauh lebih ketat. Setiap poin dan setiap gol dapat menjadi pembeda antara kelolosan dan kegagalan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo

Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:31 WIB

Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar

Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:53 WIB

Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat

Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:19 WIB

Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas

Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:10 WIB

Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia

Kiper Tanjung Verde Bahagia Sang Ibu Akhirnya Dapat Visa AS, Bisa Saksikan Langsung Piala Dunia

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:09 WIB

Terkini

BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul

BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 14:18 WIB

New Delhi Diserang Kabut Asap Beracun, Pekerja Wajib WFH Hingga Tarif Parkir Dinaikkan

New Delhi Diserang Kabut Asap Beracun, Pekerja Wajib WFH Hingga Tarif Parkir Dinaikkan

News | Senin, 02 November 2026 | 14:15 WIB

Lenovo Yoga Tab Gen 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Pena Digital dengan Kontrol Gestur AI

Lenovo Yoga Tab Gen 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Pena Digital dengan Kontrol Gestur AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:14 WIB

Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit

Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 14:13 WIB

BEI Optimistis 23 UKM Akan Melantai di Bursa Tahun Depan

BEI Optimistis 23 UKM Akan Melantai di Bursa Tahun Depan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:13 WIB

Perbandingan Sepatu Lari Ortuseight Hyperblast vs Specs Airglide, Mana Lebih Nyaman untuk Jogging?

Perbandingan Sepatu Lari Ortuseight Hyperblast vs Specs Airglide, Mana Lebih Nyaman untuk Jogging?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:13 WIB

Jaksa dan Pengacara Berebut Urutan Saksi di Sidang Febrie, Ada Ferry Boboho

Jaksa dan Pengacara Berebut Urutan Saksi di Sidang Febrie, Ada Ferry Boboho

News | Senin, 02 November 2026 | 14:07 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 14:07 WIB

Sah Secara Hukum, Penyerahan Pataka Jadi Bukti Legitimasi Mutlak Ki Kusumo Pimpin PARFI 2025-2030

Sah Secara Hukum, Penyerahan Pataka Jadi Bukti Legitimasi Mutlak Ki Kusumo Pimpin PARFI 2025-2030

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 14:03 WIB

×