- Johan Manzambi mencetak dua gol saat Swiss mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 4-1 di SoFi Stadium, Jumat (19/6/2026).
- Manzambi menjadi pemain Swiss termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sejak tahun 1950 melalui penampilan gemilangnya.
- Kemenangan tersebut membawa Swiss menempati posisi kedua klasemen Grup B dan membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.
Suara.com - Pemain muda Timnas Swiss, Johan Manzambi, mengaku bahagia setelah mencetak dua gol dalam debutnya di ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Dia membantu Swiss meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina di SoFi Stadium, Jumat (19/6/2026) pagi WIB.
Manzambi yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72 langsung memberikan dampak besar bagi timnya.
Gelandang berusia 20 tahun itu mencetak gol pada menit ke-74 dan 90, melengkapi kemenangan Swiss yang sebelumnya dibangun melalui gol Ruben Vargas dan Granit Xhaka.
Penampilan gemilang tersebut membuat Manzambi terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.
"Sejujurnya, ini luar biasa. Ini adalah pertama kalinya saya mencetak dua gol dalam satu pertandingan sepanjang karier, dan itu terjadi di Piala Dunia," ujar Manzambi seperti dikutip dari FIFA.
Pemain yang juga tampil sebagai pemain pengganti saat Swiss menghadapi Qatar itu mengaku momen tersebut menjadi salah satu yang paling berkesan dalam hidupnya.
"Mencetak dua gol di depan para suporter dan keluarga saya sangat menyenangkan. Saya rasa saya tidak akan bisa tidur malam ini," katanya.
Catatan dua gol tersebut juga mengukir sejarah baru bagi sepak bola Swiss. Manzambi menjadi pemain Swiss termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sejak 1950. Ia juga tercatat sebagai pemain Swiss pertama yang mampu mencetak dua gol setelah masuk sebagai pemain pengganti, sekaligus pencetak dua gol termuda Swiss dalam sejarah turnamen tersebut.
Performa impresif Manzambi sebenarnya sudah terlihat sepanjang musim bersama SC Freiburg di Bundesliga Jerman. Berkat penampilannya yang konsisten, ia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Swiss pada 2025.
Salah satu keunggulan Manzambi adalah kemampuannya bermain di berbagai posisi. Meski dikenal sebagai pemain bertipe menyerang, ia juga kerap dimainkan sebagai gelandang bertahan selama paruh kedua musim bersama Freiburg.
Musim ini, Manzambi mencatatkan tujuh gol dan sembilan assist dari 47 penampilan untuk Freiburg. Bersama tim nasional Swiss, ia telah mengoleksi lima gol dan satu assist dari 14 pertandingan sejak menjalani debut internasional pada Juni tahun lalu.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, memberikan pujian atas kontribusi pemain mudanya tersebut.
"Johan adalah pribadi yang ceria dengan kemampuan sepak bola yang luar biasa. Kami bisa memainkannya di berbagai posisi, baik di lini tengah, sayap, maupun sebagai penyerang," ujar Yakin.
"Dia adalah pemain yang perlu diberi kebebasan dalam menyerang. Hari ini dia menunjukkan kemampuannya menekan lawan, menggiring bola, dan menyelesaikan peluang dengan sangat baik," tambahnya.
Kemenangan atas Bosnia dan Herzegovina membuat Swiss naik ke posisi kedua klasemen Grup B dengan koleksi empat poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari Kanada yang pada pertandingan lain menang telak 6-0 atas Qatar.
Swiss akan menghadapi Kanada pada laga terakhir Grup B di BC Place, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB. Kedua tim hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
[ANTARA]
