- Timnas Argentina menghadapi situasi sulit melawan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di lapangan.
- Yasser Ibrahim mencetak gol pembuka bagi Mesir melalui sundulan cepat memanfaatkan sepak pojok Mohamed Salah menit ke-14.
- Lionel Messi gagal menyamakan kedudukan melalui penalti, sementara gol kedua Mesir dianulir oleh keputusan wasit melalui VAR.
Suara.com - Timnas Argentina berada dalam situasi sulit saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hingga pertengahan babak kedua, skuad asuhan Lionel Scaloni hampir tertinggal dua gol dari The Pharaohs.
Gol pembuka Mesir tercipta cepat pada menit ke-14 babak pertama melalui sundulan Yasser Ibrahim.
Bek Mesir itu memanfaatkan umpan sepak pojok yang dilepaskan Mohamed Salah, membuat Argentina langsung berada di bawah tekanan sejak awal laga.
Argentina sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit ke-20.
![Lionel Messi kembali gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026), dan mencatat rekor negatif yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Piala Dunia. [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/08/57368-mostafa-shobeir.jpg)
Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terhadap Nicolás Tagliafico di dalam kotak penalti.
Namun, Lionel Messi yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Tendangan kapten Argentina berhasil ditepis kiper Mesir, Mostafa Shoubir.
Sepanjang babak pertama, Argentina terus menekan lewat sejumlah peluang dari Julian Álvarez, Alexis Mac Allister, hingga Messi sendiri.
Bahkan, satu tembakan La Pulga sempat membentur tiang gawang.
Meski mendominasi penguasaan bola, efektivitas menjadi masalah utama Argentina.
Sebaliknya, Mesir tampil disiplin dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik.
Memasuki babak kedua, Mesir justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-57.
Mostafa Ziko mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist matang dari Mohamed Salah.
Namun gol Ziko dianulir VAR karena pemain Mesir melakukan pelanggaran terlebih dahulu kepada pemain Argentina.
