FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya

Arief Apriadi

Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB
FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya
FIFA akan membahas wacana penambahan peserta Piala Dunia menjadi 64 negara usai edisi 2026. Gianni Infantino menyebut inklusivitas sebagai kunci kemajuan sepak bola. (pssi.org)
baca 10 detik
  • Presiden FIFA Gianni Infantino berencana membahas wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 negara setelah turnamen 2026.
  • Kebijakan perluasan jumlah peserta bertujuan memberikan kesempatan bagi negara-negara berkembang untuk berpartisipasi dalam panggung sepak bola dunia.
  • Piala Dunia 2026 di Amerika Utara diproyeksikan menghasilkan pendapatan fantastis hingga mencapai angka 17,32 miliar dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberi sinyal bahwa otoritas sepak bola dunia itu akan membahas wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 negara.

Wacana tersebut muncul di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim nasional.

Infantino menegaskan, pembahasan mengenai kemungkinan perluasan format turnamen akan menjadi salah satu agenda FIFA setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Meski format 48 tim sempat menuai kritik, Infantino menilai antusiasme publik menunjukkan bahwa inklusivitas menjadi salah satu kunci perkembangan sepak bola dunia.

"Ini adalah semua masalah yang akan kami periksa setelah Piala Dunia," ujar Gianni Infantino dalam wawancara dengan stasiun televisi Swiss, Blue Sport.

Mimpi bagi Negara-Negara Kecil

Timnas Argentina vs Tanjung Verde di laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026). [Dok. FIFA]
Timnas Argentina vs Tanjung Verde di laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026). [Dok. FIFA]

Infantino menegaskan pentingnya membuka peluang bagi lebih banyak negara untuk tampil di panggung sepak bola terbesar dunia, bukan hanya didominasi negara-negara tradisional dari Eropa dan Amerika Selatan.

Menurutnya, setiap negara berhak memiliki mimpi untuk tampil di Piala Dunia.

"Setiap bangsa harus diizinkan untuk bermimpi berpartisipasi dalam Piala Dunia," tegas Gianni Infantino.

baca juga

Ia juga menilai kualitas sepak bola di berbagai benua terus mengalami peningkatan. Karena itu, memberikan kesempatan tampil di Piala Dunia dapat menjadi dorongan bagi negara-negara berkembang untuk terus meningkatkan kualitas sepak bola mereka.

Format 48 Tim Dinilai Sukses

Infantino menyebut Piala Dunia 2026 sebagai turnamen yang kompetitif. Ia menyoroti fakta bahwa wakil dari setiap konfederasi mampu mencetak gol dan meraih poin selama turnamen berlangsung.

Salah satu sorotan datang dari Afrika. Menurut Infantino, sembilan dari sepuluh wakil Afrika berhasil lolos ke fase gugur.

"Itu menunjukkan betapa pentingnya menyertakan semua tim, untuk memberi mereka kesempatan berpartisipasi," tambahnya.

Sebelum edisi 2026, Piala Dunia terakhir kali menambah jumlah peserta pada 1998, dari 24 menjadi 32 tim. Kini jumlah peserta bertambah menjadi 48 negara.

Infantino Juga Singgung Aturan dan Harga Tiket

Selain membahas format turnamen, Infantino turut menanggapi kritik terkait aturan jeda rehidrasi (hydration breaks) yang diterapkan selama Piala Dunia 2026.

Ia menepis anggapan bahwa kebijakan tersebut dibuat demi kepentingan iklan televisi dan menegaskan bahwa keselamatan pemain tetap menjadi prioritas utama.

"Kami tidak ingin membuat segalanya sempurna, kami suka memberikan sesuatu kepada semua orang untuk tidak disetujui... tidak, bercanda saja," kata Infantino.

Terkait harga tiket yang dinilai mahal, ia mengatakan tingkat keterisian stadion hampir mencapai 100 persen. Menurutnya, harga tiket ditentukan berdasarkan kajian para ahli serta tingginya permintaan pasar, bahkan banyak tiket dijual kembali dengan harga lebih tinggi di pasar sekunder.

FIFA Bidik Pendapatan Fantastis

Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi salah satu turnamen paling menguntungkan dalam sejarah FIFA.

Infantino memperkirakan ajang yang berlangsung selama 39 hari itu akan menghasilkan pendapatan sekitar 13 hingga 14 miliar franc Swiss.

Jika dikonversi ke dolar Amerika Serikat, nilainya berkisar antara 16,08 miliar hingga 17,32 miliar dolar AS. Dengan asumsi kurs Rp18.142 per dolar AS, pendapatan tersebut setara sekitar Rp291,7 triliun hingga Rp314,2 triliun.

"Itu cukup memuaskan," ujar Gianni Infantino.

Piala Dunia berikutnya pada 2030 akan digelar bersama oleh Maroko, Portugal, dan Spanyol, sedangkan edisi 2034 akan berlangsung di Arab Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri

Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:58 WIB

3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam

3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:48 WIB

Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!

Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:40 WIB

Terkini

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

×