Abaikan Sejarah 'Tangan Tuhan', Scaloni Minta Rivalitas Argentina vs Inggris Tak Dibesar-besarkan

Arief Apriadi

Senin, 13 Juli 2026 | 13:07 WIB
Abaikan Sejarah 'Tangan Tuhan', Scaloni Minta Rivalitas Argentina vs Inggris Tak Dibesar-besarkan
Lionel Scaloni meminta publik tak membesar-besarkan rivalitas Argentina vs Inggris jelang semifinal Piala Dunia 2026. Fokus utama La Albiceleste adalah meraih tiket final. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pelatih Lionel Scaloni meminta publik tidak membesar-besarkan rivalitas sejarah antara Argentina dan Inggris menjelang semifinal Piala Dunia 2026.
  • Pertandingan semifinal tersebut dijadwalkan berlangsung di Atlanta Stadium pada Rabu mendatang untuk memperebutkan satu tiket menuju partai final.
  • Skuad Argentina bertekad tetap bersikap profesional dan fokus mempertahankan gelar juara dunia tanpa terpengaruh isu di luar lapangan.

Suara.com - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, secara tegas meminta publik untuk tidak membesar-besarkan rivalitas bersejarah antara negaranya dengan Inggris jelang semifinal Piala Dunia 2026.

Meski pertemuan kedua raksasa sepak bola ini selalu dibumbui drama olahraga hingga ketegangan politik selama puluhan tahun, Scaloni ingin anak asuhnya tetap berkepala dingin.

Pertarungan hidup-mati ini dijadwalkan berlangsung di Atlanta Stadium pada Rabu mendatang dengan pertaruhan satu tiket menuju partai final di New York.

Diego Armando Maradona mengecoh bek Inggris Terry Butcher saat menggiring bola yang kemudian melewati hadangan kiper Peter Shilton ketika menciptakan gol kedua ke gawang Inggris dalam pertandingan Piala Dunia 1986 di Mexico City pada 22 Juni 1986 yang Argentina menang 2-1 dan salah satu gol lainnya dicetak Maradona yang kemudian dikenal dengan gol tangan Tuhan. ANTARA/AFP/STAFF/aa.
Diego Armando Maradona mengecoh bek Inggris Terry Butcher saat menggiring bola yang kemudian melewati hadangan kiper Peter Shilton ketika menciptakan gol kedua ke gawang Inggris dalam pertandingan Piala Dunia 1986 di Mexico City pada 22 Juni 1986 yang Argentina menang 2-1 dan salah satu gol lainnya dicetak Maradona yang kemudian dikenal dengan gol tangan Tuhan. ANTARA/AFP/STAFF/aa.

Rivalitas Argentina dan Inggris telah terbangun sejak kontroversi Piala Dunia 1966 hingga momen ikonik gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona pada Piala Dunia 1986.

Sejarah juga mencatat duel-duel panas kedua tim, termasuk kemenangan Argentina lewat adu penalti di Piala Dunia 1998 serta kemenangan Inggris melalui gol David Beckham pada fase grup Piala Dunia 2002.

Hapus Narasi di Luar Sepak Bola

Sesaat setelah Argentina menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 lewat babak tambahan waktu, Scaloni langsung berusaha meredam berbagai spekulasi yang berkembang.

"Ini adalah pertandingan sepak bola, titik, tidak ada yang lebih dari itu," ujar Lionel Scaloni, dikutip dari Reuters.

Scaloni menegaskan fokus utama timnya adalah mempertahankan gelar juara dunia yang diraih di Qatar, tanpa terbebani narasi sejarah.

baca juga

"Mari kita tidak mencari hal lain, ini adalah pertandingan sepak bola di mana kami akan melawan tim nasional hebat yang memiliki pelatih luar biasa yang saya kagumi," tambahnya.

Pernyataan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan Scaloni kepada pelatih Inggris, Thomas Tuchel.

Bayang-bayang Konflik Malvinas

Isu Kepulauan Falkland atau Malvinas di Argentina masih menjadi topik sensitif sejak konflik bersenjata pada 1982.

Hingga kini, isu tersebut kerap muncul melalui nyanyian suporter Argentina yang menyinggung kedaulatan kepulauan tersebut.

Bahkan, yel-yel yang mengaitkan Malvinas dengan kejayaan Maradona hingga misi Lionel Messi meraih trofi Piala Dunia kedua kembali terdengar sepanjang turnamen di Amerika Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lamine Yamal Tak Gentar Hadapi Prancis: Kepercayaan Diri Ubah Spanyol

Lamine Yamal Tak Gentar Hadapi Prancis: Kepercayaan Diri Ubah Spanyol

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 12:52 WIB

Jelang Prancis vs Spanyol, Simak Rekor Pertemuan hingga Top Skor Kedua Tim

Jelang Prancis vs Spanyol, Simak Rekor Pertemuan hingga Top Skor Kedua Tim

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 12:45 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?

Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 12:35 WIB

Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!

Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 12:24 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×