Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan

Arief Apriadi

Selasa, 14 Juli 2026 | 22:05 WIB
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
Inggris hanya dua kali kalah dari 14 pertemuan melawan Argentina. Simak rekor head to head jelang semifinal Piala Dunia 2026 dan kisah gol Tangan Tuhan. (Yahoo Sports)
baca 10 detik
  • Inggris dan Argentina akan bertanding pada babak semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Atlanta Stadium.
  • Data Opta mencatat Inggris memiliki rekor pertemuan lebih unggul dengan hanya menelan dua kekalahan dari 14 pertandingan.
  • Timnas Inggris mengandalkan Harry Kane dan Jude Bellingham, sementara Argentina tetap bergantung pada ketajaman kapten Lionel Messi.

Suara.com - Dunia sepak bola kembali menantikan duel klasik antara Inggris dan Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Atlanta Stadium.

Meski Argentina datang sebagai juara bertahan, catatan sejarah menunjukkan Inggris memiliki rekor yang lebih baik saat menghadapi La Albiceleste.

Berdasarkan data Opta, Inggris hanya menelan dua kekalahan dari total 14 pertemuan internasional melawan Argentina.

Sementara itu, The Three Lions mengoleksi enam kemenangan dan enam hasil imbang.

Menariknya, salah satu dari dua kekalahan tersebut terjadi dalam laga yang dikenang sebagai salah satu pertandingan paling kontroversial dalam sejarah sepak bola, yakni saat Diego Maradona mencetak gol "Tangan Tuhan".

Gol 'Tangan Tuhan' Masih Membekas

Pertemuan Lionel Messi dengan Donald Trump di Gedung Putih memicu gelombang kritik dari sebagian penggemar sepak bola di sosial media. [Instagram]
Pertemuan Lionel Messi dengan Donald Trump di Gedung Putih memicu gelombang kritik dari sebagian penggemar sepak bola di sosial media. [Instagram]

Kekalahan terakhir Inggris dari Argentina dalam waktu normal terjadi pada babak perempat final Piala Dunia 1986.

Saat itu, Diego Maradona mencetak gol pembuka dengan menyentuh bola menggunakan tangan sebelum melewati kiper Peter Shilton.

Meski tayangan ulang menunjukkan adanya pelanggaran, wasit tetap mengesahkan gol tersebut dan Argentina akhirnya menang 2-1.

baca juga

Sejak pertandingan di Meksiko itu, Inggris tidak pernah lagi kalah dari Argentina dalam waktu normal pada lima pertemuan berikutnya.

Bahkan, pada Piala Dunia 2002, Inggris sukses membalas kekalahan tersebut melalui gol penalti David Beckham yang memastikan kemenangan 1-0.

Rekor Pertemuan Berpihak ke Inggris

Data Opta juga menunjukkan Inggris menjadi salah satu lawan yang paling sulit ditaklukkan Argentina.

Dari tim-tim yang telah dihadapi minimal tiga kali, persentase kemenangan Argentina atas Inggris hanya mencapai 20 persen.

Persentase tersebut lebih rendah dibandingkan rekor mereka saat menghadapi Italia, Jerman, maupun Belanda.

Modal sejarah ini menjadi tambahan kepercayaan diri bagi skuad asuhan Thomas Tuchel yang tengah berusaha mengakhiri penantian panjang Inggris untuk kembali menjadi juara dunia.

Kane-Bellingham Jadi Andalan Tiga Singa

Inggris melaju ke semifinal dengan mengandalkan duet Harry Kane dan Jude Bellingham.

Keduanya mencetak sejarah sebagai rekan setim pertama yang sama-sama mengoleksi minimal enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Jude Bellingham juga sedang berada dalam performa terbaik setelah mencetak gol pada dua pertandingan terakhir.

Sementara Harry Kane berpeluang mencatatkan penampilan internasional ke-121 yang akan menjadikannya pemain nonkiper dengan caps terbanyak sepanjang sejarah Timnas Inggris.

Selain itu, kreativitas Bukayo Saka turut menjadi senjata utama dengan rata-rata 1,01 assist per 90 menit, terbaik di antara pemain Inggris sejak 1966.

Argentina Andalkan Lionel Messi

Di sisi lain, Argentina tetap menjadi ancaman serius.

Tim asuhan Lionel Scaloni berstatus sebagai tim paling produktif di Piala Dunia 2026 dengan koleksi 17 gol.

Lionel Messi memimpin daftar top skor sementara dengan delapan gol dan dipastikan menjadi pemain yang paling diwaspadai lini pertahanan Inggris.

Kapten Argentina itu juga menyamai rekor kontribusi gol terbanyak dalam dua edisi Piala Dunia berbeda.

Dengan sejarah panjang, rivalitas tinggi, serta kualitas pemain yang dimiliki kedua tim, duel Inggris kontra Argentina diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbaik di Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Superkomputer Opta: Inggris Bungkam Argentina dalam 90 Menit

Prediksi Superkomputer Opta: Inggris Bungkam Argentina dalam 90 Menit

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:11 WIB

Falkland atau Malvinas? Sengketa Lama Inggris vs Argentina yang Panaskan Semifinal Piala Dunia 2026

Falkland atau Malvinas? Sengketa Lama Inggris vs Argentina yang Panaskan Semifinal Piala Dunia 2026

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:22 WIB

Prancis vs Spanyol: Lini Serang Tersubur Kontra Pertahanan Terbaik di Piala Dunia 2026

Prancis vs Spanyol: Lini Serang Tersubur Kontra Pertahanan Terbaik di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:22 WIB

Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang

Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12 WIB

Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi

Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×