Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Arief Apriadi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI [Istimewa]
baca 10 detik
  • Thomas Tuchel menegaskan tidak menyesali keputusan taktisnya saat Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
  • Tuchel menyatakan kegagalan mempertahankan keunggulan disebabkan oleh faktor kelelahan fisik pemain akibat jadwal pertandingan yang sangat padat.
  • Inggris kini mengalihkan fokus melawan Prancis demi meraih peringkat ketiga dan memperbaiki rekor buruk turnamen selama 60 tahun terakhir.

Suara.com - Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel menegaskan dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan taktis yang diambil saat timnya disingkirkan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026.

Meski dihujani kritik karena strategi bertahan yang berujung kekalahan 1-2, Tuchel bersikeras seluruh pergantian pemain dilakukan demi kepentingan tim.

Menurut laporan Reuters, pelatih asal Jerman itu menilai kegagalan mempertahankan keunggulan 1-0 lebih disebabkan oleh faktor kelelahan fisik para pemain.

Tuchel Bela Keputusan Taktisnya

Selebrasi para pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Selebrasi para pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Thomas Tuchel menuai kecaman setelah menarik sejumlah pemain menyerang dan menambah pemain bertahan ketika Argentina mulai meningkatkan intensitas serangan.

Namun, ia menegaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan pengalaman dan penilaiannya terhadap situasi pertandingan.

"Jika Anda bertanya apakah saya menyesali keputusan saya, maka saya katakan tidak," ujar Tuchel kepada wartawan, Jumat waktu setempat.

"Saya tidak menyesali keputusan saya karena saya merasa kami saat itu menjadi terlalu pasif," lanjutnya dalam konferensi pers jelang laga melawan Prancis.

Menurut Tuchel, pergantian pemain dilakukan sebagai upaya membantu tim mengamankan kemenangan.

baca juga

"Saya akan menyesal jika saya tidak membantu. Saya akan menyesal jika kami tidak bereaksi, tetapi saya tidak menyesali keputusan itu sendiri," tegas mantan pelatih Chelsea tersebut.

Kelelahan Jadi Penyebab Utama

Tuchel juga menyoroti kondisi fisik anak asuhnya yang dinilai sudah terkuras setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat.

Ia menyebut laga melawan Meksiko di dataran tinggi serta duel sengit kontra Norwegia di tengah cuaca panas Miami menguras stamina Harry Kane dan kawan-kawan.

Baginya, menilai pergantian pemain hanya dari sisi ofensif atau defensif merupakan pandangan yang terlalu sederhana.

"Tidak ada yang tahu hasil dari setiap pergantian pemain lainnya atau perubahan lainnya," ujarnya.

Menanggapi kritik yang menyebut strateginya "penakut", Tuchel memilih tidak terpancing.

"Saya tidak membaca pujian dan saya tidak percaya pada komentar seperti ini," kata pelatih berusia 52 tahun itu.

Bidik Hasil Terbaik dalam 60 Tahun

Tuchel kini mengalihkan fokus ke laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis.

Ia memastikan akan melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain demi menjaga kebugaran tim sekaligus memberi kesempatan kepada pemain lain.

Menurutnya, kemenangan atas Les Bleus akan menjadi pencapaian penting bagi Inggris.

"Jika kami memenangkan pertandingan besok, kami memiliki hasil terbaik di Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir. Itulah perspektifnya," ujar Tuchel.

Ia juga mengakui bahwa tidak ada tim yang benar-benar ingin memainkan laga perebutan tempat ketiga.

"Tidak ada yang ingin berada di pertandingan ini. Keempat tim sebenarnya ingin berada di New York untuk laga final."

"Tetapi ini adalah pertandingan resmi Piala Dunia melawan salah satu tim terbaik dunia, dan ini saatnya menunjukkan jati diri kami yang sebenarnya," pungkasnya.

Inggris Ingin Akhiri Catatan Buruk

Inggris memiliki rekor kurang baik di laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia.

Sejak menjadi juara dunia pada 1966, The Three Lions selalu gagal memenangi pertandingan perebutan peringkat ketiga.

Pada Piala Dunia 1990 mereka kalah dari Italia, sedangkan pada edisi 2018 harus mengakui keunggulan Belgia.

Karena itu, duel melawan Prancis menjadi kesempatan bagi Inggris untuk mengakhiri catatan negatif tersebut sekaligus menutup turnamen dengan hasil positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026

Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:45 WIB

Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:15 WIB

Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?

Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:48 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:35 WIB

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:15 WIB

Terkini

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

×