Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Arief Apriadi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
Meksiko saat menjadi salah satu tuan rumah di ajang Piala Dunia 2026. (fifa.com)
baca 10 detik
  • Meksiko menjadi tuan rumah 13 pertandingan Piala Dunia 2026 namun gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan pemerintah.
  • Kontribusi ekonomi turnamen sangat terbatas terhadap PDB akibat lemahnya investasi serta ketidakpastian perjanjian perdagangan USMCA bagi perusahaan.
  • Sektor perhotelan dan restoran justru mengalami penurunan kinerja di beberapa kota penyelenggara dibandingkan masa sebelum turnamen berlangsung.

Suara.com - Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang berlangsung meriah di Meksiko ternyata belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Meski stadion dipenuhi jutaan penggemar, ekonomi Meksiko tetap lesu akibat lemahnya investasi dan ketidakpastian terkait perjanjian perdagangan Amerika Utara (USMCA).

Target sektor pariwisata yang diharapkan mampu mendongkrak Produk Domestik Bruto (PDB) juga dilaporkan meleset dari proyeksi awal pemerintah.

Meksiko menjadi tuan rumah 13 dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara. Namun, turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dinilai belum mampu mengubah arah pertumbuhan ekonomi secara struktural.

"Piala Dunia tidak akan secara struktural mengubah lintasan ekonomi Meksiko," ujar Kepala Ekonom Rankia, Humberto Calzada dikutip dari Reuters.

Para pemain Meksiko berselebrasi setelah menciptakan gol ke gawang Ekuador di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Para pemain Meksiko berselebrasi setelah menciptakan gol ke gawang Ekuador di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Menurut Calzada, turnamen tersebut hanya memberikan stimulus ekonomi jangka pendek di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah Meksiko sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,8 hingga 2,8 persen pada tahun ini. Namun, para analis hanya memperkirakan pertumbuhan mencapai sekitar 1,1 persen.

Kontribusi ekonomi Piala Dunia juga dinilai sangat terbatas dan terkonsentrasi di kota-kota penyelenggara.

Banorte bahkan memangkas estimasi kontribusi Piala Dunia terhadap PDB menjadi hanya 0,4 hingga 0,5 persen, dari proyeksi awal sebesar 0,62 persen.

baca juga

Sementara itu, Banamex menghitung dampak ekonomi turnamen hanya sekitar 2 miliar dolar AS atau setara 0,1 persen dari total PDB Meksiko.

Nilai tersebut bahkan kurang dari setengah remitansi yang diterima Meksiko pada Mei, yakni sebesar 5,6 miliar dolar AS.

Hotel dan Restoran Justru Terdampak

Laporan Deloitte mencatat Piala Dunia menciptakan sekitar 100 ribu lapangan kerja sementara, atau 10 persen lebih rendah dibandingkan perkiraan awal.

Di sisi lain, BBVA melaporkan konsumsi rumah tangga justru turun 0,2 persen pada Juni, meski sektor hiburan mengalami peningkatan aktivitas.

Pengeluaran masyarakat di sektor hotel turun 10,5 persen, sedangkan restoran mengalami penurunan sebesar 4,9 persen selama periode turnamen.

Manfaat ekonomi juga dirasakan tidak merata di kota-kota tuan rumah seperti Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.

Asosiasi Restoran Meksiko melaporkan sekitar separuh anggotanya mencatatkan kinerja yang lebih buruk dibandingkan pekan-pekan biasa.

Kondisi tersebut dipengaruhi rendahnya tingkat okupansi hotel di sejumlah lokasi serta aksi protes yang sempat terjadi di ibu kota.

Ketidakpastian USMCA Jadi Faktor Utama

Data lalu lintas udara menunjukkan peningkatan penumpang hanya terjadi di Guadalajara dan Monterrey.

Sebaliknya, jumlah penumpang di Bandara Internasional Mexico City justru mengalami penurunan selama penyelenggaraan Piala Dunia.

Para analis menilai faktor utama yang memengaruhi ekonomi Meksiko tetap berada di luar stadion, yakni kepastian masa depan pakta perdagangan USMCA.

Banyak perusahaan memilih menunda investasi sambil menunggu hasil peninjauan kembali perjanjian perdagangan Amerika Utara tersebut.

Dengan ekonomi yang sempat terkontraksi 0,6 persen pada kuartal pertama, Dana Moneter Internasional (IMF) juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Meksiko menjadi 1,2 persen.

Hal itu menunjukkan bahwa euforia Piala Dunia 2026 belum cukup kuat untuk mengatasi tantangan struktural yang dihadapi perekonomian Meksiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko

Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:11 WIB

Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026

Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026

Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:01 WIB

Portugal Takluk dari Spanyol, Ramalan Kartun The Simpsons Gagal Total!

Portugal Takluk dari Spanyol, Ramalan Kartun The Simpsons Gagal Total!

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 06:27 WIB

Kartu Merah Bukan Penghalang, Inggris Beri Sinyal Positif untuk 8 Besar

Kartu Merah Bukan Penghalang, Inggris Beri Sinyal Positif untuk 8 Besar

Your Say | Senin, 06 Juli 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

×