Golden Ball dan Golden Boot Sama-sama Gagal Diraih Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Apa Bedanya?

Farah Nabilla

Senin, 20 Juli 2026 | 10:11 WIB
Golden Ball dan Golden Boot Sama-sama Gagal Diraih Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Apa Bedanya?
Trofi Bola Emas untuk Pemain Terbaik. [FIFA.com]
baca 10 detik
  • Lionel Messi gagal meraih gelar juara dunia dan penghargaan individu setelah Argentina dikalahkan Spanyol pada final 2026.
  • Gelandang Spanyol, Rodri, meraih Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen berkat kontribusi besar dalam mengatur permainan timnya.
  • Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, memenangkan Golden Boot setelah mencetak sepuluh gol sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026 berlangsung.

Suara.com - Lionel Messi gagal membawa pulang penghargaan individu paling bergengsi di Piala Dunia 2026. Setelah membantu Argentina mencapai final, megabintang berusia 39 tahun itu harus mengakui keunggulan Spanyol yang keluar sebagai juara dunia usai menang 1-0 pada laga puncak.

Tak hanya gagal mempertahankan gelar juara yang diraih Argentina pada Piala Dunia 2022, Messi juga tidak meraih dua penghargaan individu utama turnamen, yakni Golden Ball dan Golden Boot.

Golden Ball jatuh kepada gelandang Spanyol Rodri, sedangkan Golden Boot menjadi milik penyerang Prancis Kylian Mbappe yang mencetak 10 gol sepanjang turnamen.

Padahal, Messi nyaris saja menjadi top scorer di Piala Dunia dengan torehan 8 gol. Namun Mbappe mampu menyalip jumlah torehan di laga Bronze Final sebanyak dua gol meski Timnas Prancis harus kalah dari Inggris.

Sayangnya, pundi-pundi gol ini tak kunjung ditambah juga oleh Messi di laga final, hingga peluit panjang extra time selesai.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan Golden Ball dan Golden Boot? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Golden Ball?

Kapten Timnas Spanyol, Rodri. (Instagram/@rodrihernandezbr)
Kapten Timnas Spanyol, Rodri. (Instagram/@rodrihernandezbr)

Golden Ball merupakan penghargaan yang diberikan FIFA kepada pemain terbaik sepanjang turnamen Piala Dunia. Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi menyeluruh seorang pemain, bukan hanya jumlah gol yang dicetak.

Menurut regulasi FIFA, penghargaan ini dipilih oleh perwakilan media internasional yang terakreditasi selama Piala Dunia. Beberapa aspek yang menjadi pertimbangan antara lain:

baca juga
  • Konsistensi performa di setiap pertandingan.
  • Kontribusi terhadap keberhasilan tim.
  • Kepemimpinan di lapangan.
  • Pengaruh terhadap jalannya pertandingan.
  • Kualitas teknik dan sportivitas.

Karena itu, penerima Golden Ball tidak selalu berasal dari tim juara maupun menjadi pencetak gol terbanyak.

Pada Piala Dunia 2026, Rodri dinilai tampil luar biasa sebagai pengatur permainan Spanyol. Ia menjadi pusat distribusi bola, menjaga keseimbangan tim, sekaligus memimpin La Furia Roja meraih gelar juara dunia.

Apa Itu Golden Boot?

Kyllian Mbappe. (fifa.com)
Kyllian Mbappe. (fifa.com)

Berbeda dengan Golden Ball, Golden Boot diberikan kepada pemain yang mencetak gol terbanyak selama turnamen.

FIFA memiliki aturan khusus apabila terdapat dua atau lebih pemain dengan jumlah gol yang sama. Penentuannya dilakukan berdasarkan urutan berikut:

  • Jumlah gol terbanyak.
  • Jumlah assist terbanyak.
  • Total menit bermain yang lebih sedikit.

Dengan sistem tersebut, penghargaan ini murni berfokus pada produktivitas mencetak gol.

Pada Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe berhasil meraih Golden Boot setelah mengoleksi 10 gol sepanjang turnamen.

Mengapa Golden Ball dan Golden Boot Bisa Dimenangkan Pemain Berbeda?

Hal ini terjadi karena kedua penghargaan memiliki tujuan yang berbeda. Golden Ball menilai siapa pemain yang paling berpengaruh bagi timnya, sedangkan Golden Boot hanya menghitung siapa yang paling banyak mencetak gol.

Seorang gelandang bertahan seperti Rodri memiliki peluang besar meraih Golden Ball meski tidak produktif mencetak gol karena perannya sangat vital dalam mengendalikan permainan. Sebaliknya, seorang penyerang bisa menjadi top skor tanpa harus dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Meski sama-sama merupakan penghargaan individu paling prestisius di Piala Dunia, Golden Ball dan Golden Boot memiliki kriteria yang berbeda.

Golden Ball menyoroti kualitas permainan secara menyeluruh, sedangkan Golden Boot menjadi simbol ketajaman seorang penyerang di depan gawang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026

Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 09:53 WIB

Sejajar Pele dan Beckenbauer, Pau Cubarsi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Sejajar Pele dan Beckenbauer, Pau Cubarsi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:48 WIB

Momen Donald Trump Tolak Turun Panggung Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Momen Donald Trump Tolak Turun Panggung Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:29 WIB

Bukan Lionel Messi atau Mbappe, Rodri Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026

Bukan Lionel Messi atau Mbappe, Rodri Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:14 WIB

Siapa Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasannya

Siapa Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasannya

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×