- Presiden FIFA Gianni Infantino membela Piala Dunia 2026 pada 28 Juli 2026 dengan menyatakan turnamen berjalan aman.
- Penyelenggaraan turnamen di Amerika Serikat menuai kritik akibat pembatasan perjalanan dan insiden kematian di Mexico City.
- FIFA menghadapi penyelidikan terkait harga tiket serta kontroversi keputusan disiplin pemain Folarin Balogun.
FIFA Hadapi Sejumlah Sorotan
Di luar isu teknis pertandingan, FIFA juga menghadapi sejumlah persoalan lain selama dan setelah Piala Dunia 2026.
Salah satunya adalah penyelidikan yang dilakukan oleh jaksa agung di negara bagian New York, New Jersey, Texas, dan California terkait kebijakan harga tiket turnamen.
Berbagai kontroversi tersebut membuat penyelenggaraan Piala Dunia 2026 terus menjadi sorotan, meski FIFA menilai turnamen berjalan sukses dari sisi keamanan, operasional, dan antusiasme publik.