Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:10 WIB
Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi
Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]
baca 10 detik
  • Donald Trump optimistis diplomasi dengan Iran berpeluang mengakhiri perang berbulan-bulan.

  • Amerika Serikat siap melanjutkan agresi militer jika negosiasi damai mengalami jalan buntu.

  • Iran membantah negosiasi langsung dan menegaskan komunikasi hanya berjalan melalui mediator.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat memburu kesepakatan damai guna menghentikan perang berbulan-bulan dengan Iran. Namun, Washington menegaskan kesiapan menggempur kembali Teheran jika jalur diplomasi berujung buntu.

Presiden Donald Trump melontarkan sinyal optimistis terkait arah negosiasi terbaru kedua negara. Ia menilai ada celah besar untuk menyepakati penghentian konflik secara permanen.

Sikap lunak tersebut dibarengi gertakan militer yang sangat eksplisit dari Gedung Putih. Trump memastikan gempuran udara akan langsung berlanjut tanpa penundaan bila opsi damai ditolak.

Iran bom Bahrain dan Yordania (Al Jazeera)
Iran bom Bahrain dan Yordania (Al Jazeera)

Di atas pesawat kepresidenan Air Force One, Trump mengungkapkan pandangannya mengenai proses komunikasi yang sedang berjalan. Ia menekankan faktor kesabaran dalam mengawal dinamika negosiasi ini.

"Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir ada peluang bagus bahwa sesuatu bisa terjadi," kata Trump kepada wartawan, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (28/7/2026).

Gedung Putih menegaskan bahwa jeda pertempuran bukan berarti operasi militer telah berakhir sepenuhnya. Pihaknya siap mengambil tindakan tegas jika dialog tidak membuahkan hasil nyata.

"Jika tidak, kita kembali melakukan apa yang kita lakukan dua hari yang lalu," imbuh Trump.

Pernyataan keras ini muncul setelah kedua pihak menghentikan kontak tembak selama tiga hari beruntun. Sebelumnya, pertukaran serangan hebat telah berkecamuk selama 13 malam tanpa henti.

Trump mengklaim pihak Teheran yang memprakarsai permintaan untuk membuka ruang pertemuan. Menurutnya, tekanan militer intensif menjadi pemicu utama di baliknya.

baca juga

Ia berpendapat bahwa "satu-satunya alasan mereka ingin bertemu adalah karena kita telah menyerang mereka dengan sangat keras."

Pihak Iran langsung menepis klaim adanya dialog tatap muka secara langsung dengan pejabat Amerika Serikat. Teheran menegaskan bahwa interaksi sejauh ini hanya berlangsung secara tidak langsung melalui perantara diplomatik.

Perwakilan Teheran menyampaikan bahwa para mediator internasional sekadar meneruskan pesan tertulis yang dikirimkan oleh Washington. Tidak ada negosiasi langsung yang sedang berjalan di antara kedua negara.

Di sisi lain, Trump menepis keraguan publik mengenai potensi krisis amunisi tempur Amerika Serikat. Ia membantah anggapan bahwa kecamuk perang selama lima bulan terakhir telah menguras persediaan persenjataan AS.

"Kita memiliki banyak amunisi," katanya.

"Kita juga memiliki banyak amunisi kelas menengah, lebih dari yang bisa kita gunakan, apa pun yang terjadi," cetusnya.

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran telah membara selama lima bulan terakhir dan memicu krisis keamanan regional. Eskalasi semakin memuncak setelah kedua negara saling meluncurkan rudal dan serangan udara selama 13 malam berturut-turut.

Meskipun jeda tembak sementara berlangsung selama tiga hari, ketidakpastian diplomasi tetap membayangi kawasan. Keterlibatan mediator internasional menjadi tumpuan utama untuk mencegah pecahnya perang terbuka yang lebih masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?

Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:19 WIB

Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat

Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:59 WIB

Terkini

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:10 WIB

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:09 WIB

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:07 WIB

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:53 WIB

×