- Persija Jakarta asuhan Shin Tae-yong menghadapi misi berat demi lolos ke semifinal Piala Presiden 2026.
- Persija baru mengumpulkan satu poin usai bermain imbang 2-2 melawan Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo.
- Persija wajib mengalahkan PSMS Medan pada Sabtu (1/8/2026) dan berharap Persebaya mengalahkan Port FC.
Suara.com - Persija Jakarta menghadapi misi yang tidak mudah untuk melangkah ke semifinal Piala Presiden 2026.
Peluang tim asuhan Shin Tae-yong memang masih terbuka, tetapi secara realistis kans Macan Kemayoran bisa dibilang cukup berat karena nasib mereka tidak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Nah, Persija harus menjalani laga hidup-mati pada pertandingan terakhir Grup B.
Bahkan, kemenangan atas PSMS Medan pada pertandingan itu belum cukup membawa mereka ke babak empat besar.
Persija baru mengoleksi satu poin di Grup B.
Hasil itu didapat setelah bermain imbang dramatis 2-2 melawan juara bertahan Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pada laga tersebut, Persija sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bangkit dan memaksakan hasil imbang.
Meski menunjukkan mental bertanding yang kuat, tambahan satu poin belum mampu mengangkat posisi Macan Kemayoran di klasemen.
Situasi semakin rumit setelah Persebaya Surabaya memastikan diri lolos ke semifinal usai mengalahkan PSMS Medan.
Kini hanya tersisa satu tiket yang diperebutkan, yakni antara Persija dan Port FC. Masalahnya, Port FC berada dalam posisi yang jauh lebih menguntungkan.
Klub asal Thailand itu unggul dalam perolehan poin sekaligus memiliki selisih gol yang lebih baik dibandingkan Persija.
Karena itu, Shin Tae-yong dan anak asuhnya wajib menang atas PSMS Medan pada laga terakhir Grup B yang digelar Sabtu (1/8/2026).
Persija juga harus mencetak gol sebanyak mungkin demi memperbaiki selisih gol.
Pada saat bersamaan, mereka berharap Persebaya mampu mengalahkan Port FC dengan margin gol besar.
Artinya, ada dua syarat yang harus terpenuhi sekaligus.
Jika Persija gagal menang besar atau Port FC berhasil meraih minimal hasil imbang, maka peluang Macan Kemayoran otomatis tertutup.
Inilah yang membuat kans Persija lolos ke semifinal dinilai sangat sulit.
Shin Tae-yong bukan hanya dituntut membawa timnya meraih kemenangan, tetapi juga harus berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka.
Dengan skenario yang cukup rumit tersebut, Persija kini tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan.
Macan Kemayoran wajib tampil sempurna pada laga terakhir sembari menanti hasil di laga lain.