Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Dicky Prastya

Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB
Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya
Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9/2026) malam. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengevaluasi perombakan ratusan pejabat Kemenkeu yang dilakukan oleh mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
  • Dirjen Pajak Bimo Wijayanto meminta pembatalan rotasi pejabat karena ada nama yang tidak melewati prosedur asesmen resmi.
  • Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa kebijakan perombakan ratusan pejabat tersebut menjadi salah satu faktor pemecatannya.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara akan mengevaluasi perombakan ratusan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dilakukan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pekan lalu, sebelum jabatannya dicopot oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin kemarin.

Diketahui Purbaya sempat merombak jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), mulai dari Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga pejabat pada Unit Organisasi non-Eselon.

Pelantikan tersebut digelar pada Kamis (10/9/2026), dengan pejabat yang dilantik berasal dari eselon II, III, dan IV. Khusus untuk eselon III, terdapat sekitar 350 pejabat yang dilantik.

"Kita mendiskusikan ya, melihat proses maupun yang sedang terjadi, yang sudah terjadi, proses maupun aktivitas dari yang sudah terjadi," kata Menkeu Suahasil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Suahasil menyebut, pihaknya saat ini masih menunggu usulan dari seluruh pejabat Eselon I Kemenkeu, dalam hal ini para Direktur Jenderal (Dirjen). Menurutnya, penunjukkan pejabat Kemenkeu seharusnya ada prosedur yang mesti dilakukan oleh seluruh unit.   

"Karena kan yang namanya penunjukan pejabat itu ada jenjang-jenjangnya dan kemudian juga dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh unit karena kadang-kadang kita memerlukan struktur pejabat yang sifatnya itu lintas unit eselon satu, karena itu memperkuat sinergi, memperkuat koordinasi," paparnya.

Sertijab Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) ke Suahasil Nazara (kiri) di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). [Dok. Kemenkeu]
Sertijab Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) ke Suahasil Nazara (kiri) di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). [Dok. Kemenkeu]

Suahasil juga memastikan kalau evaluasi terkait ratusan pejabat Kemenkeu bisa menciptakan sinergi terjadi dengan baik.  Terkait pembatalan status baru, ia belum bisa menegaskan keputusan tersebut.

"Kita nanti melihat dulu ya, apa yang sudah dilakukan kemarin karena kan kalau seperti pelantikan itu ada juga pelantikan yang hybrid. Nah, ada yang waktu itu datang sehingga ini nanti jadi kombinasi yang keseluruhan," jelas Suahasil.

Sementara itu Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto mengakui kalau dirinya meminta perombakan ratusan pejabat Kemenkeu era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dibatalkan.

baca juga

Dirjen Pajak menyebut kalau rotasi pegawai Kemenkeu justru adalah usulannya. Namun dalam pelaksanaannya, ada beberapa nama-nama yang tidak mengikuti prosedur yang berlaku.

"Itu kan usulan kita, rotasi. Cuman memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management," katanya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu (16/9/2026).

Dari sana, Bimo bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama meminta ke Menkeu baru Suahasil Nazara agar pelantikan ratusan pejabat Kemenkeu yang dilakukan Purbaya dibatalkan.

Ia beralasan kalau perombakan pejabat Kemenkeu tersebut akan berdampak buruk bagi pegawai lain yang sudah mengikuti prosedur yang berlaku.

"Kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan. Karena sinyalnya enggak bagus bagi pasukan yang lain. Yang ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," papar dia.

Bimo juga menyebut kalau Suahasil berkomitmen untuk melaksanakan manajemen organisasi dan reformasi birokrasi Kemenkeu dengan benar.

"Iya, Pak Suahasil menegaskan komitmennya untuk melaksanakan talent management, melaksanakan birokrasi reform dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Lebih lanjut Bimo juga memastikan status pegawai yang sudah dilantik Purbaya pekan lalu akan dibatalkan jika tidak memenuhi syarat. Sedangkan yang sudah mengikuti alur prosedur akan tetap mengisi jabatan tersebut.

"Enggak dikaji lagi, yang enggak memenuhi syarat tadi, dibatalkan, yang lain-lain tetap. (Jadi balik ke posisi awalnya gitu Pak?) Oh iya," jelas Bimo.

Di sisi lain Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau perombakan ratusan pejabat di Kementerian Keuangan menjadi salah satu alasan dirinya dicopot dari jabatan Menkeu.

Saat ditanya apakah pelantikan pejabat baru Kemenkeu menjadi faktor Purbaya dipecat, ia tak menampik kalau itu menjadi salah faktor.

"Sebagian ada. Sebagian iya," katanya usai ditemui dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menkeu RI ke Suahasil Nazara di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Terkait nasib pejabat Kemenkeu yang baru dilantik, Purbaya mengatakan kalau status mereka tergantung keputusan Menkeu baru, dalam hal ini Suahasil Nazara.

Pasalnya, Surat Keputusan (SK) pelantikan sudah diteken Purbaya. Namun ia mengakui kalau itu bisa diubah lagi oleh Menkeu baru.

"Harusnya berlaku, tapi kan masih bisa diubah lagi. Ya suka-suka menteri lah," jelas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Panggil Menkeu Baru Suahasil Nazara ke Istana, Ada Apa?

Prabowo Panggil Menkeu Baru Suahasil Nazara ke Istana, Ada Apa?

Video | Rabu, 16 September 2026 | 19:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×